Hasjantama-Djafarudin-2

    Disorot Aktivis, Kadinkes: Kami Sudah Layangkan Surat Teguran

    Kadinkes Kota Tangerang dr Dini Anggraeni

    TANGERANG – Sejumlah aktivis di Kota Tangerang turut menyoroti kasus petugas kesehatan yang lalai memberikan obat kadaluarsa kepada masyarakat. Sebelumnya aktivis sosial Saipul Basri menggelar aksi di depan Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang.

    Kali ini, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Tangerang Raya pun menyoroti kelalaian petugas Puskesmas Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, karena memberi obat kadaluarsa kepada warganya.

    Sekretaris Umum (Sekum) HMI Cabang Tangerang Raya Ahmad Juaini menyatakan bahwa pihaknya mendesak Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan Dinas Kesehatan Kota Tangerang untuk bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

    “Kami minta Wali Kota dan Dinkes Kota Tangerang bertanggungjawab atas tragedi obat kadaluarsa yang terjadi di Posyandu Kenanga Karang Tengah dan berharap kejadian serupa tidak terulang lagi,” ujarnya, Jumat (12/8/2022).

    Ia juga berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menindaktegas pihak pihak yang telah merugikan masyarakat salah satunya kasus kelalaian petugas Puskesmas Pedurenan, Karang Tengah, Kota Tangerang.

    “Usut pihak-pihak yang lalai dan merugikan masyarakat serta memberikan hukuman yang sifatnya punishment untuk menimbulkan efek jera bagi yang terlibat,” katanya.

    Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni mengaku pihaknya siap menginvestigasi peristiwa tersebut dan tidak akan mentolerir kesalahan petugas karena sudah lalai.

    “Kami sudah melayangkan surat teguran kepada petugas yang bersangkutan dan kepala Puskesmas setempat,” tandasnya. (Hmi)