Iklan-PJTI
HUT-Kota-Tangerang-PKB.jpg

    Ikatan Keluarga Minang Legok Bantu Warga Terdampak Covid-19

    Warga oenerima bantuan dari IKM Legok - Pagedangan dan sekitarnya.

    KABUPATEN TANGERANG – Ikatan keluarga Minang (IKM)  Kecamatan Legok, Pagedangan dan sekitarnya, bertekad memutus mata rantai penyebaran Virus Corona Disease 2019 (Covid-19).

    Salah satunya upaya yang ditempuh yaitu dengan memberikan bantuan paket sembako kepada anggota IKM dan masyarakat yang terdampak virus Corona.  

    “Kami dari jajaran pengurus dan anggota IKM, melakukan penggalangan dana secara swadaya dan sukarela. Kemudian uang yang berhasil dihimpun, kami belanjakan untuk membeli bahan kebutuhan pokok. Mulai dari  beras, minyak goreng, gula pasir dan sebagainya,” terang Jefri, Sabtu (16/5).

    Untuk mengetahui data perantau asal Minang maupun masyarakat yang terdampak Covid-19, ia mengimbau kepada seluruh anggota untuk melaporkannya ke jajaran pengurus IKM.

    “Data calon penerima bantuan dipastikan akan kami cek dan disurvey ulang. Untuk mengetahui apakah si penerima bantuan itu benar-benar layak atau tidak,” ungkap Jefri.

    Hal itu dimaksudkan, supaya tidak terjadi permasalahan di kemudian hari. “Jadi calon penerima akan dicek kelayakannya. Harus yang benar-benar terdampak dan kondisinya cukup memprihatinkan,” imbuhnya.

    Sejak Rabu (13/5) lalu, sebanyak 200 paket sembako telah diserahkan kepada keluarga besar IKM dan warga di sekitar wilayah Legok, Pagedangan dan sekitarnya.

    IKM Legok – Pagedangan dan sekitarnya, menyerahlan bantuan kepada anggota dan warga terdampak Covid-19.

    Para penerima bantuan diminta langsung mendatangi posko pengambilan sembako di Café Kamari yang beralamat di depan Perumahan Aster, Desa Kadu Sirung, Kecamatan Pagedangan, kabupaten Tangerang.

    “Ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap saudara Minang di pertantauan, termasuk juga warga sekitar. Semoga bantuan yang kami berikan bermanfaat bagi penerima di masa pandemi Covid-19 ini,” ujar Jefri.

    Menurutnya, IKM sangat menjunjung tinggi rasa kekeluargaan dan kekompakan. “IKM merupakan pejuang marwah keluarga besar Minang di perantauan,” kata Jefri.

    Ia mengimbau kepada perantau Minang yang berdomisili di Kecamatan Legok, Pagedangan dan sekitarnya, agar segera bergabung dan merapatkan barisan dalam wadah IKM.

    Dengan semakin kompaknya para perantau Minang tutur Jefri, diharapkan mampu memecahkan permasalahan yang menimpa keluarga besar Minang di perantauan selama menghadapi wabah Covid 19 ini.

    “Kalau kata pepatah Minang, barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang,” tandas Jefri.

    Sementara itu Anton, salah seorang anggota IKM yang menerima bantuan mengaku, merasa senang dan bangga terhadap kepedulian dan kekpompakan saudara-saudaranya yang bergabung dalam IKM.

    “Alhamdulillah, masih ada keluarga besar sesama perantau Minang yang bersedia berbagi. Semoga persaudaraan ini dapat terus terbina dan ke depan IKM bisa lebih bermanfaat buat masyarakat luas,” tutur Anton. (tam)