Pendaftar Bacaleg DPD PKS Kota Tangerang untuk Pemilu 2024 Capai 200 Persen

    FOTO: Ketua DPD PKS Kota Tangerang Arief Wibowo (tengah) didampingi jajarannya

    TANGERANG – Tercatat, jumlah masyarakat yang berminat pada pembukaan pendaftaran bakal calon anggota dewan (BCAD) atau bacaleg pemilu 2024 di DPD PKS Kota Tangerang mencapai angka 200 persen dari kuota yang tersedia.

    Hal itu diungkapkan Ketua DPD PKS Kota Tangerang Arief Wibowo, saat dihubungi melalui seluler, pada Rabu (29/12/2021).

    “Untuk tahap penjaringan ini jumlah BCAD di masing-masing dapil pusat, provinsi, dan kota, kita skrining sampai 200 persen dari kuota, atau pusat 20 orang, provinsi 28 orang, kota 100  orang, totalnya 148 orang,” ujarnya.

    Terlebih, lanjut Arief, jumlah pendaftar BCAD dari PKS sejatinya adalah 159 orang. Kemudian berdasarkan hasil skrining menjadi 148 orang.

    “Adapun jumlah milenial yang mendaftar 22 orang atau 15 persen,” ujarnya.

    Dari komposisi ini, sambungnya, pendaftar antara kader internal dengan yang baru masuk seimbang dari segi jumlah.

    Diketahui, DPD PKS Kota Tangerang membuka pendaftaran BCAD dari 18-25 Desember 2021. Pendaftaran BCAD dilakukan secara terbuka tanpa memandang suku, ras, agama maupun golongan selama memenuhi persyaratan secara perundang-undangan.

    “Bila selama ini mungkin pencalegan di PKS dilakukan secara tertutup dan lebih  fokus dari kader internal, maka pada kesempatan ini sesuai kebijakan baru, kita lakukan pendaftaran  secara terbuka. Jadi nanti siapa pun WNI yang berdomisili di Kota Tangerang, atau yang  memenuhi syarat dapat mendaftarkan diri untuk mengikuti dua tingkat proses yang dilakukan di PKS,” kata Arief Wibowo saat launching beberapa waktu lalu.

    Usai penjaringan, tahap berikutnya mereka akan melakukan penyaringan. Tahap penyaringan dimulai Januari-Maret 2022. Kemudian pada akhir Maret 2022 pihaknya baru akan menetapkan Bacaleg.

    “DPD (PKS Kota Tangerang) dalam hal ini posisinya adalah menjaring dan mengusulkan,” ucapnya.

    Usai penetapan BCAD, pihaknya bakal menggelar sekolah kepemimpinan politik.

    “Jadi semua  bakal calon anggota dewan atau BCAD-nya akan diberi bekal melalui sebuah mekanisme pembinaan. Nah ini juga sebagai bentuk tanggung jawab PKS walau pun pendaftaran dilakukan secara terbuka, tetap calonnya adalah orang-orang yang mendapatkan pembinaan dari partai, bukan semata-mata kita menyediakan perahu saja,” tandasnya. (Hmi)