Iklan-PJTI
HUT-Kota-Tangerang-PKB.jpg

    Tidak Terapkan Protokol PSBB, Gubernur Banten Kecam Angkasa Pura II

    Gubernur Banten Wahidin Halim.

    BANTEN – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH), mengecam dan menyesalkan langkah yang diambil Perum Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola Bandar Udara (Bandara) Soekarno-Hatta,

    Pasalnya, manajemen AP II tidak mengindahkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlaku.

    “Saya menerima laporan tentang adanya penumpukan calon penumpang yang melanggar protokol kesehatan di Bandara Soetta. Itu terjadi sejak Kamis (14/5) lalu,” ungkap WH, Jumat (15/5).

    Sebagai gubernur tambah WH, ia banyak mendapat masukan dari publik dan masyarakat Banten. Bahkan warga di luar Banten pun ikut memberinya laporan.

    “Masyarakat tahu bila Bandara Soetta berada di wilayah Banten. Banyak terjadi penumpukan penumpang di bandara, tapi sama sekali tidak ada antisipasi terhadap hal tersebut,” jelas WH.

    Mantan Walikota Tangerang yang menjabat selama dua periode ini menyatakan, sangat menyesalkan atas kejadian yang terjadi di bandara.

    “Saya menyesalkan manajemen Angkasa Pura II yang kurang dan tidak memperhatikan protokol kesehatan,” tegas WH.

    Untuk itu itu secara khusus pihaknya mengingatkan manajemen AP II selaku pengelola bandara, agar wajub memperhatikan berbagai aturan yang telah dikeluarkan pemerintah selama pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

    “Bagaimanapun juga, Bandara Soekarno Hatta itu bagian dari wilayah Provinsi Banten,” ujarnya.

    Gubernur yang menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 di  Provinsi Banten ini mengingatkan, akan memproses manajemen AP II bila tidak melaksanakan protokol kesehatan sesuai aturan.

    “Dalam aturan PSBB, dimuat tentang sanksi bagi para pelanggar. Jadi buat para pelanggar perlu kami ingatkan. Termasuk industri, pabrik, pertokoan dan pasar. Ternyata tingkat kepatuhan mereka cukup tinggi.” papar WH.

    Dalam penetapan PSBB telah disampaikan, bahwa semua kegiatan yang mengumpulkan orang, baik di terminal, pasar, industri dan lainnya, harus memperhatikan protokol kesehatan.

    “Saat ini kita memasuki PSBB tahap kedua. Terjadi tren penurunan grafik dan peningkatan kesadaran masyarakat. Bahkan di sejumlah lokasi check point, TNI, Polri bersama pemda, terus bekerja keras mengingatkan kesadaran masyarakat,” terang WH.

    Kepatuhan warga mengenakan masker menurut WH sudah sangat tinggi. Juga penerapan phisycal distancing.

    “Penumpang mobil yang tidak taat kita turunkan, diingatkan dan mereka paham serta mengikutinya. Masyarakat yang daerahnya diberlakukan PSBB juga banyak diam di rumah,” jelas WH.

    “Manajemen Bandara Soetta seharusnya bisa menjadi contoh dan wajib lebih mengerti aturan. Agar bisa diperlihatkan dan dijadikan contoh buat masyarakat,” tukas WH. (hms/tam)