Walikota Tangerang Ajak Masyarakat Batuceper Aktif Mengisi Pembangunan

    Walikota Tangerang Arief R ismansyah (dua kiri), didampingi Camat Batuceper Nurhidayatullah (dua kanan), meninjau langsung Lomba Cakepin Bantaran kali Aye, Jumat (20/12), di Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper.

    TANGERANG – Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, mengajak masyarakat Kecamatan Batuceper berperan aktif dalam mengisi pembangunan.

    Harapan tersebut disampaikan Arief, saat melaunching lomba Cakepin Bantaran Kali Aye, Jumat (20/12), di wilayah Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper.

    “Diperlukan kerjasama dan sama-sama bekerja dalam mengisi pembangunan. Apalagi saat ini pembangunan kewilayahan di Kota Tangerang telah melibatkan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM),” kata Arief.

    Ia menambahkan, anggaran pembangunan yang dikucurkan melalui BKM se-Kota Tangerang pada tahun tahun ini jumlahnya bisa dibilang tidak sedikit. Hampir mencapai Rp200 miliar.

    Pose bersama disela acara launching Lomba Cakepin Bantaran Kali Aye.

    “Jadi saya minta kepada BKM yang memang berasal dari masyarakat, agar membangun infrastruktur yang berkualitas. Sehingga infrastruktur yang dibangun bisa berumur Panjang. Jadi dana kelurahan tahun berikutnya, bisa dipergunakan buat kegiatan pembangunan di wilayah lain yang memang membutuhkan,” terang Arief.

    Namun ia berharap, ketika infrastruktur itu sudah dibangun hendaknya warga turyt menjaga dan merawatnya. “Makanya warga ikut membantu program pemerintah. Jangan cuma jadi penonoton. Rawat lingkungan kita. Ini kan kampung kita sendiri. Bukan kampung orang lain,” ujar Arief.

    Ia berpesan, hendaknya niat membangun dijadikan ibadah kepada Allah SWT. “Mudah-mudahan kita mendapatkan kebaikan dan berkah di dunia dan akherat,” tandas Arief.

    Camat Batuceper Nurhidayatullah (Ayak), disela acara Lomba Cakepin Bantaran kali Aye.

    Sementara itu Camat Batuceper Nurhidayatullah menerangkan, bila kegiatan pembangunan infrastruktur di wilayahnya tahun ini masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Seperti pembangunan drainase, jalan linkungan, bedah rumah dan lainnya.

    Pembangunan kewilayahan sekarang ini langsung melibatkan masyarakat melalui BKM. Kami dari aparatur kecamatan, hanya bersifat memonitoring dan mengawasi jalannya pembangunan saja,” tutur,” camat yang akrab disapa Ayak ini.

    Untuk itu ia meminta masyarakat, agar berlaku jujur dalam menggunakan anggaran pembangunan. “Sekarang kan warga telah diberi kepercayaan oleh pemerintah untuk membangun. Jadi kami minta jangan disalahgunakan,” imbuh Ayak.

    Baik buruknya hasil pembangunan menurut Ayak, akan berimbas langsung kepada masyarakat. “Hasil dari pembangunan itu bukan buat kami atau pemkot. Tapi segala kebaikannya akan dinikmati oleh warga. Jadi mari kita jaga dan rawat infrastruktur yang telah dibangun ini. Supaya bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat,” tukas Ayak. (ads)