Iklan-PJTI
HUT-Kota-Tangerang-PKB.jpg

    Puluhan Pelanggar PSBB di Kecamatan Pinang Ditindak

    Warga yang terjaring razia melanggar aturan PSBB karena kedapatan tidak mengenakan masker, dibawa ke kantoe Kecamatan Pinang untuk menjalani rapid test.

    TANGERANG – Puluhan pelanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kecamatan Pinan ditindak. Sejumlah warga tersebut kedapatan tidak mengenakan masker saat mendatangi tempat keramaian.

    Seperti pantauan di  kawasan Pasar Bengkok, Kecamatan Pinang. Sejak pagi hari petugas gabungan yang terdiri dari puluhan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) jajaran kepolisian, dan anggota TNI, melakukan monitoring di pasar tradisional tersebut.

    Di tengah hilir mudiknya warga yang sedang beraktivitas, didapati sejumlah orang yang tidak menggunakan masker. Melihat hal itu, petugas segera mengamankan yang bersangkutan.

    “Kami telah lakukan penindakan terhadap para pelanggar PSBB di Pasar Bengkok dan Kunciran Indah,” kata Camat Pinang, Kaonang, Kamis (14/5).

    Mereka yang diamankan menurut Kaonang, karena kedapatan tidak mengenakan masker dan berboncengan tidak dengan orang satu keluarga.

    “Selanjutnya kami membawa mereka ke kantor Kecamatan Pinang untuk menjalani rapid test,” tuturnya.

    Puluhan warga yang berhasil diamankan tadi, kemudian menjalani rapid tes dengan mendapat pendampingan dari petugas berpakaian hazmat standar protokol kesehatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)

    “Bila dari hasil tes ternyata ditemukan warga positif Covid-19, petugas langsung mengisolasinya,” tegas Kaonang.

    Sedikitnya ada sekitar 20 orang yang terjaring dan diamankan. “Jika hasil rapid testnya positif, maka kami akan lakukan isolasi selama 14 hari,” tutur kaonang.

    Ia menegaskan, tindakan yang dilakukan Pemkot Tangerang adalah demi kebaikan masyarakat juga. Untuk itu selama tiga hari ke depan, setiap warga yang tidak mengindahkan imbauan pemerintah anjuran pemerintah bakal ditindak.

    Uki, salah seorang warga yang diamankan mengaku, dirinya diamankan ketika mengantarkan istri ke pasar dan tidak menggunakan masker. 

    “Iya tadi pas lagi nganter istri, saya tidak pakai masker. Padahal masker itu ada dan saya tinggal di rumah,” katanya.

    Untuk diketahui, Pemkot Tangerang hari ini secara serentak melaksanakan penegakan aturan PSBB di lokasi pengecekan di 13 kecamatan. (hmas/tam)