Cegah Meluasnya Penyebaran Covid-19, Aparatur Kecamatan Jatiuwung Gelar Rapid Test

    Plt Camat Jatiuwung Edih (kiri), pada pelaksanaan rapid test di kantor Kelurahan Jatake.

    JATIUWUNG – Guna mencegah meluasnya penyebaran Covid-19, aparatur Kecamatan Jatiuwung bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Tangerang menggelar rapid test, Rabu (19/5), di halaman kantor Kelurahan Jatake.

    Sedikitnya sebanyak 82 warga yang terdiri dari para pedagang, pengunjung Pasar Jatake dan masyarakat yang sebelumnya melakukan mudik lebaran 1441 hijriyah, mengikuti rapid tes tersebut.

    Pelaksana Tugas (Plt) Camat Jatiuwung Edih menjelaskan, pelaksanaan rapid test bertujuan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Mengingat baru-baru ini ada sebagian kecil warga yang pergi mudik ke kampung halamannya.

    “Ada sebagian kecil warga kami yang pergi mudik. Untuk menjamin kesehatan masyarakat dari ancaman Covid-19, maka mereka (pemudik-red) kami undang untuk dirapid tes. Sebab dikhawatirkan para pemudik ini terinfeksi Covid-19. Sehingga apabila berbaur dengan warga lainnya, maka penyebaran virus akan semakin meluas,” tutur Edih.

    Plt Camat Jatiuwung Edih (lima kanan), berpose bersama petugas BPBD, Satpol PP dan Dinkes Kota Tangerang, usai menggelar rapid test di halaman kantor Kelurahan Jatake, Rabu (19/5).

    Data para pemudik sendiri menurut Edih, didapat dari Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) yang dikeluarkan oleh aparatur kelurahan setempat.

    “Ada empat alasan warga bisa mendapatkan SIKM. Pertama karena pekerjaan, kedua orang tua di kampung sakit atau ketiga orang tua meninggal dan terakhir karena istrinya melahirkan,” terang Edih.

    Selain pemudik, para pedagang pun diminta untuk menjalani rapid test. “Kegiatan perdana ini sengaja kami gelar di dekat Pasar Jatake. Secara kebetulan letaknya memang berdekatan dengan kantor Kelurahan Jatake,” ungkap Edih.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan dari 82 orang yang mengikuti rapid tes, didapati satu orang reaktif. Ia merupakan pedagang setempat asal Kecamatan Cibodas.  

    “Pedagang yang kedapatan reaktif tadi, langsung kami bawa dengan menggunakan mobil ambulan ke Puskesmas Baja, Kelurahan Cibodas Baru, Kecamatan Cibodas, guna penanganan lebih lanjut,” kata Edih.

    Menurutnya, pihaknya akan terus berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Selanjutnya kami menunggu arahan dari Dinkes Kota Tangerang. Termasuk membantu melaksanakan vaksin bagi lansia dan pelaku UMKM,” tukas Edih. (Adv)