
TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (Musrenbang RPJPD) Tahun 2025-2045. Acara ini dibuka langsung oleh Pj. Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, yang berlangsung di Ballroom d’primahotel Tangerang, Kamis (4/4).
Dalam sambutannya, Nurdin menyampaikan bila musrenbang RPJPD ini merupakan langkah penting dalam membangun arah pembangunan Kota Tangerang 20 tahun ke depan.
“Dokumen RPJPD ini harus dilakukan secara serius, komprehensif, dan aspiratif. Kita harus belajar dari tetangga kita, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang yang sudah sedikit maju. Kita berada di tengah-tengah,dan kita bisa mengambil kemajuan mereka,” kata Nurdin.
Ia menambahkan, dalam dokumen RPJPD ini Kota Tangerang akan mencoba merumuskan kota ini hingga tahun 2045.
“Visi pemerintah menuju Indonesia Emas 2045, tentu dirumuskan sesuai potensi yang ada di Kota Tangerang. Salah satu potensi kita adalah bisnis air. Bisnis ini tidak pernah mati karena semua orang butuh air, maka dari itu Ini harus kita maksimalkan,” jelas Nurdin.
Meski demikian, beberapa tantangan pembangunan Kota Tangerang, mulai dari banjir, kemiskinan, perumahan kumuh, dan penyediaan sarana pendidikan dan kesehatan.
“Kita harus terus mendorong peningkatan sarana prasarana di masa depan. Juga angka kesenjangan jika tidak kita perhatikan, akan menjadi beban yang semakin besar,” ujar Nurdin
Alumni Universitas Indonesia ini menekankan, tujuan utama pembangunan adalah untuk meningkatkan derajat masyarakat. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya indeks kesehatan, angka harapan hidup di Kota Tangerang yang menunjukkan kecenderungan yang meningkat selama periode 2005-2023 yaitu sebesar 4,14 tahun atau (6,08 persen). Yaitu dari 68,10 tahun pada tahun 2005, menjadi 72,24 tahun pada tahun 2023.
“Perkembangan kota juga harus sejalan dengan kemajuan masyarakat Kota Tangerang. Berbagai kemajuan yang kita peroleh harus dirumuskan melalui RPJPD,” imbuhnya.
Nurdin juga menyinggung proyek strategis nasional di Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.
“Kita harus memanfaatkan proyek-proyek tersebut untuk turut mendorong kemajuan pembangunan di Kota Tangerang. Kita harus merumuskan bisnis apa yang harus disiapkan untuk kemajuan Kota Tangerang di 20 tahun ke depan,” papar Nurdin.
Menurutnya, PJPD 2025-2045 mencita-citakan Kota Tangerang menjadi kota bisnis yang maju, berkelanjutan dan Sejahtera Berlandaskan Akhlakul Karimah. Kemudian untuk merumuskan visi tersebut, dirumuskan beberapa misi.
“Misi tersebut adalah mewujudkan sumber daya manusia berdaya saing tinggi di pasar global, perekonomian berdaya saing tinggi di kancah domestik dan global, tata kelola pemerintahan yang baik yang inovatif, modern, tangguh, dan inklusif. Juga memantapkan keamanan daerah tangguh, demokrasi substansial dan stabilitas ekonomi makro daerah, mewujudkan lingkungan hidup berkelanjutan dan tangguh, serta infrastruktur kota berdaya saing, modern, inklusif, dan berkelanjutan,” urai Nurdin.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo, menyampaikan, RPJPD ini merupakan dokumen penting untuk 20 tahun ke depan. “Melalui Musrenbang ini, diharapkan tercipta rasa memiliki terhadap pembangunan. Sehingga pembangunan dapat terealisasi dan dirasakan bersama,” ucapnya.
Gatot menambahkan, kegiatan ini strategis dalam menentukan jangka panjang yang dapat menunjang kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang. “Hal apa yang akan kita perbuat untuk 20 tahun ke depan supaya bisa kita siapkan untuk masa depan,” pungkasnya. (rls/tam)

















