Karyawan Indomaret Tangerang 1 Antusias Bagikan Kebaikan dan Jaga Kesehatan Lewat Donor Darah

    Kegiatan donor darah yang dilaksanakan Indomaret Tangerang 1, Kamis (15/10/26).

    ​TANGERANG – Menjaga kepedulian sosial sekaligus menjaga kesehatan diri, menjadi alasan utama para karyawan Indomaret Tangerang 1 berbondong-bondong mengikuti kegiatan donor darah rutin yang digelar di lingkungan perusahaan.

    ​Musidi, salah seorang pendonor yang juga menjabat Supervisor Aktiva General Affair (GA) Indomaret Tangerang 1, menyampaikan bahwa partisipasinya dalam aksi kemanusiaan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk kepedulian nyata untuk membantu sesama yang membutuhkan pasokan darah.

    ​”Paling utama dari kegiatan ini tentu ingin sedikit berbagi. Siapa tahu darah yang kita donorkan ini dibutuhkan dan bisa bermanfaat bagi orang lain. Selain itu, kegiatan ini sosial dan insya Allah menjadi bagian dari ibadah,” ujar Musidi, di sela-sela kegiatan donor darah, Kamis (15/10/26).

    ​Musidi, yang telah bergabung dengan perusahaan retail dibawah naungan PT Indomarco Prismatama sejak tahun 2021 lalu, mengaku sudah belasan kali mengikuti donor darah selama bekerja di Indomaret Tangerang 1. Untuk tahun ini saja, ia tercatat sudah dua kali mendonorkan darahnya.

    ​Tak hanya berdampak sosial, Musidi juga merasakan manfaat langsung bagi kesehatan tubuhnya usai mendonorkan darah.

    ​”Kalau habis donor itu badan terasa lebih segar, lebih enteng, dan fit. Jadi donor darah ini juga bagus untuk mengecek dan menjaga kesehatan kita sendiri,” kata Musidi.

    ​Ia menambahkan, antusiasme rekan kerja di divisinya maupun di area lapangan cukup tinggi. Di bagian GA, tercatat 5 orang ikut berpartisipasi. Ia dan rekan kerjanya ikut mendaftarkan diri saat pendataan yang dibuka seminggu sebelum acara.

    ​Melalui kegiatan ini, Musidi berharap makin banyak karyawan yang tergerak untuk ikut serta dalam aksi donor darah di masa-masa mendatang.

    ​”Bagi teman-teman yang belum pernah ikut, ayo ikut. Selain untuk aksi sosial dan ibadah, ini juga sangat baik untuk kesehatan kita,” tukas Musidi.

    Pada aksi kemanusiaan tersebut, sebanyak 79 pegawai mendaftarkan diri sebagai pendonor. Setelah melewati rangkaian tes kesehatan, 67 orang dinyatakan layak dan dapat diambil darahnya. (tam)