Arief Apresiasi Masyarakat Pembayar Pajak

    Walikota Tangerang H Arief R Wismansyah, pada kegiatan Sosialisasi Program Pengungkapan Pajak Sukarela (PPS).

    TANGERANG – Walikota Tangerang H Arief R Wismansyah mengapresiasi peran nyata wajib pajak dalam pembangunan daerah. Sebab menurutnya, pajak yang dibayarkan mempunyai peran signifikan untuk mewujudkan Kota Tangerang yang mandiri, maju dan sejahtera.

    Apresiasi tersebut disampaikan Arief, saat memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi Program Pengungkapan Pajak Sukarela (PPS) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) KPP Pratama Tangerang Barat, Kamis (23/6).

    “Pajak yang bapak ibu bayarkan sangat membantu Kota Tangerang dan seluruh masyarakatnya. Saya atas nama Pemkot Tangerang mengucapkan terima kasih atas sumbangsih atas kewajiban yang bapak ibu tunaikan dengan membayar pajak,” kata Arief.

    “Bapak ibu semua sebagai wajib pajak adalah pejuang pembangunan di Kota Tangerang,” imbuhnya.

    Ia menambahkan, beberapa program pembangunan yang saat ini menjadi fokus Pemerintah Kota Tangerang salah satunya adalah pembangunan infrastruktur. Khususnya perbaikan jalan di Kota Tangerang. Tidak kurang dari Rp500 miliar telah dianggarkan guna perbaikan jalan kota maupun jalan lingkungan. 

    “Bagaimana pun kemajuan daerah kita tergantung dari kita semua. Maka semangatlah dalam membangun. Mudah-mudahan dengan keikhlasan bapak ibu yang telah menunaikan kewajibannya membayar pajak bisa mewujudkan Kota Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing,” ungkap Arief.

    Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah DJP Banten Yoyok Satiotomo mengajak seluruh masyarakat untuk bisa memanfaatkan PPS dari pemerintah. PPS merupakan program pemberian kesempatan kepada Wajib Pajak untuk mengungkapkan dan melaksanakan kewajiban perpajakan yang belum dipenuhi melalui pembayaran PPH (Pajak Penghasilan) berdasarkan pengungkapan harta secara sukarela.

    “Maka kami benar-benar berharap agar manfaat dan keuntungan dari program PPS ini dapat betul-betul dirasakan oleh masyarakat. Tidak hanya di kota Tangerang, tapi juga seluruh masyarakat Banten dan Indonesia. Terlebih waktu Program PPS ini berakhir hingga 30 Juni 2022,” terang Yoyok.

    Untuk diketahui, Pemkot Tangerang juga mempunyai program relaksasi pajak setiap tahunnya. Diantaranya pengurangan 10% Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) terutang, pengurangan tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) tahun pajak sebelum 2021 sebesar 10% dan penghapusan sanksi administrasi PBB-P2 piutang. (***)