Guru dan Murid Deklarasikan Sekolah Adiwiyata

    Walikota Tangerang Arief R Wismansyah (kiri), menyerahkan piala kepada pemenang lomba toilet sekolah sehat.

    TANGERANG – Agar dapat menciptakan lingkungan sekolah yang sehat untuk tempat belajar, seluruh sekolah tingkat SD dan SMP di kota Tangerang mendeklarasikan komitmen sekolah Adiwiyata. Kegiatan diselenggarakan, Senin (18/12), di lapangan Ahmad Yani, Tangerang.

    Deklarasi diikuti oleh perwakilan 13 Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan se-Kota Tangerang. Sejumlah guru dan siswa tingkat SD dan SMP, turut ikut dalam deklarasi ini. Walikota Tangerang Arief R Wismansyah pada acara tersebut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh sekolah. Yang turut berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan sekolah sehat. Guna membantu proses belajar mengajar di sekolah.

    “Ini menjadi bukti, bahwa masyarakat kota Tangerang semakin peduli dalam meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan,” Arief, dalam sambutannya pada deklarasi sekolah Adiwiyata di lapangan Ahmad Yani, Tangerang.

    Dikatakan, deklarasi menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Kota Tangerang layak huni. “Kami juga akan menumbuhkembangkan kegiatan positif lain yang bertujuan membangunan kota,” tuturnya. Pada kesempatan tersebut, Arief menyerahkan penghargaan kepada sekolah SD dan SMP negeri dan swasta. Dalam hal mengelola sanitasi yang baik di lingkungan sekolah. Untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar di sekolah.

    “Toilet yang bersih menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan lingkungan sehat. Kalau toiletnya bersih, bisa dipastikan kebersihan yang lain juga bisa dijaga,” katanya.

    Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Abduh Surahman menjelaskan, Program Adiwiyata yang gencar dilaksanakan mulai menampakkan hasilnya.

    “Dari 339 SD, 207 diantaranya telah ikut Program Adiwiyata,” ungkap Abduh. Sedangkan dari 193 SMP, sebanyak 44 sekolah telah mengikutinya. “Selebihnya sedang dalam proses penilaian Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” jelasnya.

    Pada kegiatan deklarasi sekolah Adiwiyata itu, diadakan parade murid dan guru. Mereka berasal dari SD dan SMP di 13 kecamatan se-Kota Tangerang. Peserta mengenakan pakaian adat serta busana yang dibuat dari bahan daur ulang. (hms/tam)