Disnaker Kota Tangerang Luncurkan Inovasi ‘Pojok Kerja’ dan Layanan Disabilitas

    Wakil Wali Kota Tangerang, H Maryono (dua kiri), meresmikan Unit Layanan Disabilitas (ULD), di Gedung Disnaker Kota Tangerang, Jumat (23/10/26).

    ​TANGERANG – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang kembali meluncurkan sejumlah inovasi pelayanan publik untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi lowongan pekerjaan. Salah satu program utama yang diresmikan adalah Unit Layanan Disabilitas (ULD) serta fasilitas “Pojok Kerja”.

    ​Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan menjelaskan, peluncuran Pojok Kerja ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa tidak seluruh lapisan masyarakat memantau informasi lowongan pekerjaan melalui media sosial. Banyak pencari kerja yang masih mendatangi langsung kantor Disnaker guna mencari informasi peluang kerja.

    ​”Karena tidak semua masyarakat membaca informasi itu melalui media sosial, kadang mereka berkunjung ke kantor untuk mencari lowongan pekerjaan. Dari situ kami berpikir, bagaimana kalau dibuatkan Pojok Kerja saja untuk memudahkan mereka mencari informasi perusahaan mana saja yang sedang membutuhkan karyawan,” kata Maryono.

    ​Gandeng Apindo dan Perusahaan Swasta

    ​Melalui fasilitas Pojok Kerja ini, Disnaker Kota Tangerang berupaya menjembatani kebutuhan tenaga kerja dengan pihak industri. Pemerintah kota telah membangun kerja sama strategis dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) serta Forum Komunikasi Perusahaan Tangerang (FKPT).

    ​Seluruh informasi lowongan pekerjaan yang tersedia di Pojok Kerja dipastikan telah melalui konfirmasi resmi dari forum HRD perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kota Tangerang. Pemerintah mengimbau masyarakat agar memanfaatkan fasilitas ini secara optimal untuk mencari pekerjaan tanpa harus kesulitan mengakses platform digital.

    ​Pada kesempatan yang sama ​Kepala Disnaker Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan menjelaskan, Program Joker dibuka secara khusus setiap hari Jumat selama jam kerja operasional, yaitu mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Inovasi ini ditujukan bagi warga Kota Tangerang yang belum berkesempatan mengikuti job fair berkala.

    ​”Joker ini kami buka setiap hari Jumat. Alasannya, selain identik dengan ‘Jumat Berkah’, kami juga mengumpulkan data lowongan kerja terlebih dahulu dari perusahaan-perusahaan selama sepekan untuk dipublikasikan secara terpusat,” jelas Ujang.

    ​​Di saat yang sama, pembentukan Unit Layanan Disabilitas (ULD) bertujuan untuk memberikan fasilitasi pelayanan informasi serta penempatan kerja khusus bagi penyandang disabilitas. Berbeda dengan Program Joker yang bersifat mingguan, layanan ULD beroperasi setiap hari kerja.

    ​Buka Peluang Kerja Luar Negeri Melalui Pelatihan Bahasa

    ​Selain penempatan kerja lokal, Disnaker Kota Tangerang juga menyiapkan langkah mitigasi penyerapan tenaga kerja ke luar negeri melalui pelatihan bahasa asing, seperti bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Pelatihan ini difokuskan secara intensif dengan kuota terbatas 16 peserta per angkatan (batch) agar proses pembelajaran berjalan optimal.

    ​”Peluang kerja di luar negeri jumlahnya mencapai ratusan ribu. Karena itu, kami bekali warga Kota Tangerang dengan kompetensi bahasa sebagai modal dasar. Untuk pelatihan bahasa Jepang berlangsung selama tiga bulan, sedangkan bahasa Inggris satu setengah bulan, dan pendampingannya dilakukan hingga penempatan bekerja sama dengan LPK resmi,” papar Ujang.

    ​Program pelatihan bahasa maupun layanan informasi kerja ini dikhususkan bagi masyarakat ber-KTP Kota Tangerang, Tujuannya adalah untuk menekan angka pengangguran secara efektif. (tam)