TANGERANG – Ribuan guru honorer di Kota Tangerang akhirnya merasa lega. Pasalnya, gaji yang selama ini dinantikan sudah mereka terima. Bahkan mengalami kenaikan jumlah dibanding tahun sebelumnya.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Nia Kurniasih. Ia menerangkan, pada tahun lalu para guru SD mendapat bayaran sebesar Rp3.171.600 setiap bulannya.
Skema perhitungannya yaitu Rp19.700 per jam mengajar dikalikan 32 jam tiap minggunya. Kemudian dikali empat minggu dalam sebulan. Totalnya Rp2.521.600. Kemudian ditambah uang insentif sebesar Rp650.000 per bulan. Jadi total yang diterima guru sebesar Rp3.171.600 dalam sebulan.
“Sedangkan tahun ini, gaji guru honorer naik menjadi Rp3.264.000. Dengan skema Rp25.500 tiap jam mengajar dikali 32 jam dalam sepekan. Kemudian dikalikan empat minggu dalam sebulan. Jadi total pendapatan dalam sebulan Rp3.264.000,” papar Nia.
Ia menambahkan, di Kota Tangerang terdapat 3111 guru honorer SD. Ditambah operator sebanyak 517 orang.
“Kenaikan gaji juga dialami guru honorer tingkat SMP. Saat ini, pendapatannya sebesar Rp3.852.800. Dengan perhitungan Rp30.100 per jam mengajar dikalikan 32 jam tiap minggu.
Kemudian jumlah tersebut dikalikan 4 pekan dalam sebulan. Jadi total yang diterima Rp3.852.800 setiap sebulan.
“Jumlah guru honorer tingkat SMP di Kota Tangerang sebanyak 364 pegawai. Ditambah operator sebanyak 31 orang,” jelas Nia.
Kenaikan gaji para guru honorer, tentu saja disambut dengan perasaan penuh suka cita. Seperti diungkapkan seorang guru bernama Siti Maryam. Tenaga pengajar di SDN Tanah Tinggi 9 ini mengaku sangat bersyukur atas kenaikan gaji yang diterimanya.
“Alhamdulillah, sudah dicek dan sudah masuk ke rekening,” ungkap Siti, Selasa (18/2). Ia mengaku sempat merasa kaget ketika melihat nominal yang tertera. Sebab angkanya lebih besar dari tahun sebelumnya.
“Biasanya saya terima sekitar Rp 2 jutaan, tapi pas lihat saldo, ternyata ada sekitar Rp3,2 juta,” cerita Siti dengan penuh kegembiraan. (rls/tam)


















