Jelang Natal, Pengrajin Patung di Tangerang Kebanjiran Order

    FOTO: Pengrajin patung di Tangsel saat menunjukan karya-karyanya

    TANGSEL – Sekilas tak ada yang istimewa dari rumah yang berlokasi di RT 03 RW 04, Kelurahan Lengkong Gudang Timur, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

    Sebuah bangunan rumah yang memiliki luas lebih dari 300 meter persegi tersebut disulap menjadi workshop atau bengkel patung rohani bernama Algon Collection.

    Berbelok ke kanan dari belakang rumah tersebut, terdapat lima pekerja yang sibuk dengan aktivitas masing-masing dalam proses pembuatan patung. Jari-jari mereka piawai dalam memahat patung Bunda Maria dan Yesus.

    Saat ditemui, pengelola bengkel patung tersebut Abeng mengatakan, patung buatannya telah memuaskan pelanggan dari workshop yang telah bertahan selama 20 tahun.

    Bagi Abeng menjaga kualitas patung hukumnya wajib. Terlebih dalam beberapa minggu terakhir ini ketika mulai banyak pesanan menjelang Hari Natal.

    Bukan hanya itu, kecepatan dalam proses membuat pun juga harus diutamakan. Sedikitnya, dalam satu hari bengkel tersebut harus menyelesaikan 10 patung dengan besaran 60 sentimeter dan satu patung berukuran tiga meter.

    “Kalau membuat patungnya sih cuma 10 menit. Nah dari percetakan itu dua hari jadi, total sama finishing bisa hampir satu mingguan,” ujar Abeng Jumat (18/12/2020).

    Untuk memenuhi pesanan natal, Abeng dan kawan-kawan harus mempersiapkan patung Maria setinggi 3 meter untuk dikirim ke Negara Congo (Afrika Tengah).

    “Kalau untuk harganya bervariatif, tergantung ukuran. Mulai harganya dari Rp100 ribu hingga Rp20 juta. Kalau untuk yang Rp20 juta itu yang ukuran besar 3 meter,” tandasnya.

    Diketahui, selain proses pembuatan patung rohani, bengkel tersebut juga membuat aneka kerajinan rumah, salah satunya tempelan lemari pendingin. (Den)