Mulai 1 Januari WNA Dilarang Masuk ke Zona NKRI

FOTO: Salah satu WNA nampak dijaga ketat oleh aparat TNI

TANGERANG – Aturan larangan bagi Warga Negara Asing (WNA) untuk memasuki wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan berlaku pada 1 Januari hingga 14 Januari 2021.

Perintah larangan tersebut menyusul adanya temuan kasus Covid-19 yang sudah bermutasi dengan penularan 10 kali lebih cepat dari sebelumnya. Bagi WNA yang hendak masuk ke wilayah NKRI pun wajib menjalani karantina sesuai protokol kesehatan.

Bandara Internasional Soekarno Hatta yang menjadi pusat jalur masuk WNA ke wilayah NKRI pun tengah melakukan berbagai persiapan dengan memperketat pengawasan terhadap WNA untuk menjalani karantina.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Bandara Soetta, dr Darmawali Handoko mengatakan, KKP Kelas 1 Bandara Soetta meningkatkan kewaspadaan terhadap penumpang penerbangan asal luar negeri.

“Kewaspadaan itu seiring dengan ditemukannya virus varian baru atau SARS-COV-2 di Inggris pada 20 September 2020 lalu,” katanya, Selasa (29/12/2020). “Virus varian baru itu dapat menyebabkan penularan lebih cepat,” sambungnya.

Ia menjelaskan, peningkatan proteksi penumpang luar negeri sesuai Adendum Surat Edaran Nomor 3/2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru di masa Pandemi Covid-19.

“Seluruh penumpang penerbangan dari Inggris baik langsung maupun transit itu tidak boleh diperkenankan masuk ke Indonesia,” tegasnya.

Sementara untuk penumpang yang bukan berasal dari Inggris, seluruh WNA maupun WNI yang datang dari Eropa dan Australia harus menunjukkan 2×24 jam hasil PCR negatif sebelum keberangkatan.

“Selain yang dari Eropa dan Australia harus bisa menunjukkan 3×24 jam sebelum keberangkatan,” ujar Handoko.

Setibanya di Bandara Soetta, setiap penumpang dari luar negeri harus menjalani tes Covid-19 dengan metode PCR Test di Bandara Soetta.

“Setelah di test PCR, mereka harus dikarantina selama lima hari. Setelah dikarantina mereka harus menjalani PCR ulang, kalau hasilnya negatif WNI bisa pulang ke keluarganya dan WNA bisa melanjutkan perjalanannya di Indonesia,” imbuhnya.

Lebih lanjut, sesuai pernyataan Menteri Luar Negeru per tanggal 1-14 Januari 2021 Bandara Soetta menutup sementara masuknya WNA dari negara asing di semua negara yang menuju indonesia.

“Hanya pejabat sekelas menteri ke atas saja yang dibolehkan masuk indonesia, itupun harus melalui protokol kesehatan yang ketat,” pungkasnya. (Den)