Pemkot Tangsel Genjot Pembuatan KTP-el Hadapi Pilkada 2020

    FOTO: Informasi sosialisasi KTP-el Disdukcapil Kota Tangsel melalui medsos (dok.hms)

    TANGSEL (BT) – Hadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menargetkan sebanyak 4.300 KTP-el tercetak pada Januari 2020.

    “Saat ini kami sudah memiliki blangko KTP-el sebanyak 15 ribu keping, 3 ribu blangko diberikan oleh Kemendagri saat akhir tahun 2019, kemudian 2 ribu blangko diberikan oleh Pemprov Banten untuk bantuan dokumen yang hilang saat bencana banjir pada awal Januari,” ujar Dedi Budiawan Kepala Disdukcapil Kota Tangsel.

    Menurut Dedi, sebanyak 70 ribu warga Kota Tangsel tercatat belum mempunyai KTP-el, dan hanya Surat Keterangan (Suket). Padahal, kata Dedi, pada 2020 ini Kota Tangsel akan menghelat Pilkada serentak. Terlebih, Kemendagri baru-baru ini menambah 10 ribu blangko untuk pemenuhan kebutuhan warga Tangsel dalam rangka persiapan Pilkada 2020.

    “Dari 15 ribu blangko itu, sekarang ini sudah ada 4.300 yang daftarnya online. Itu sudah masuk di sistem. Jadi, sampai tanggal 28 Januari harus dan akan tercetak 4.300 KTP-el. Sementara sisa blangko sekarang ini ada 10.700 keping, jauh dari jumlah pemohon KTP-el yang selama ini menggunakan suket,” paparnya.

    Dengan demikian, pihaknya akan terus membuka pencetakan KTP-el, akan tetapi ada batasannya. Sebab katanya, untuk pencetakan kuota per harinya dibatasi yakni sebanyak 500 keping.

    “Masih kurang banyak, 55 ribu keping blangko. Tapi setiap Jumat kita mengusulkan 10 ribu keping blangko ke Kemendagri. Karena kita mau pilkada, maksimal awal september semua suket nol,” jelasnya.

    Jika blangko yang sudah tersedia lebih banyak, maka tambah Dedi, kuota pencetakan per hari pun akan dinaikan. Tidak menutup kemungkinan, Disdukcapil juga akan memberikan layanan pendaftaran pencetakan KTP-el secara offline. (Net/Rd)