Perlukah Mantan Pasien Covid-19 Divaksin?

    FOTO: dr. Maulia Rahma

    TANGERANG – Meskipun mantan pasien Covid-19 dapat mengembangkan antibodi, namun masih tetap perlu untuk melakukan vaksin. Hal itu berdasarkan pernyataan para dokter dan tenaga ahli kesehatan.

    Pernyataan itu pun dibenarkan Maulia Rahma yang saat ini bertugas di Rumah Singgah Covid-19 Hotel Jasmine Kabupaten Tangerang. Para mantan penderita Covid-19 harus tetap mendapat vaksin.

    “Kenapa perlu? Karena khawatir bahwa perlindungan alami Covid-19 kemungkinan berumur pendek,” katanya saat ditemui di Rumah Singgah Covid-19 Hotel Jasmine Kabupaten Tangerang, Selasa (5/1/2021).

    Menurutnya, penurunan respon kekebalan terhadap Covid-19 memang lambat, namun dirinya menekankan bahwa belum ada yang mengetahui seberapa lama kekebalan dapat merespon dengan baik. Hal ini juga menunjukan bahwa tidak ada orang yang sepenuhnya terlindungi dari Covid-19 meskipun pernah terinfeksi.

    Pelaksanaan vaksin dilakukan secara bertahap dan mendahulukan kelompok prioritas dengan pertimbangan resiko kesehatan lebih tinggi. Ke depannya pemerintah akan membuat dua skema vaksinasi bersubsidi dan mandiri.

    “Pemerintah akan mempersiapkan dengan cermat aturan serta kalkulasi biaya pelaksanaan vaksinasi secara mandiri, sehingga harga terjangkau dan dapat diakses secara luas,” pungkasnya. (Den)