RSUD Kota Tangerang Gelar Edukasi Kesehatan di LPKA Kelas I Tangerang 

    Penyuluhan kesehatan oleh RSUD Kota Tangerang di LPKA Kelas I Tangerang.

    TANGERANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang menggelar edukasi kesehatan penyakit kulit di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang, Jumat (03/11), Jalan Daan Mogot, Tangerang   

    Kegiatan dimaksudkan untuk meminimalisir penyebaran berbagai penyakit kulit yang disebabkan oleh kutu, jamur dan bakteri. Hadir sebagai narasumber, dokter spesialis kulit dan kelamin RSUD Kota Tangerang, dr. Denti Rahmani Santihe dan dr. Retha, serta Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dr. Puja Ratnasari Putri.

    PKRS RSUD Kota Tangerang,  dr. Puja Ratnasari Putri menjelaskan, kamar yang ditempati oleh banyak penghuni, sangat rentan menimbulkan terjadinya penularan penyakit kulit. Sehingga pola hidup sehat sangat berperan penting agar para penghuni terhindar dari penyakit tersebut.

    “Selain melakukan tindakan kuratif yaitu mengobati atau menyembuhkan pasien, RSUD Kota Tangerang juga memiliki peran memberikan pelayanan promotif (peningkatan) dan preventif (pencegahan) terhadap masyarakat, baik di rumah sakit maupun luar lingkungan di wilayah Kota Tangerang,” ungkap Ratnasari.

    Penyuluhan perdana di LPKA Kelas I Tangerang ini kata Ratnasari, merupakan upaya memberi layanan kesehatan kepada anak-anak binaan. “Tujuannya tentu saja agar mereka mendapat ilmu pengetahuan tentang kesehatan. Sehingga anak binaan tetap sehat selama menjalani pembinaan hingga dikembalikan ke tengah masyarakat,” ujar Ratnasari.

    Sedangkan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD Kota Tangerang, dr. Denti Rahmani Santihe memaparkan, penularan penyakit kulit rentan terjadi di pesanten, asrama atau hunian yang berpenghuni banyak orang.

    “Penyakit kulit yang biasa menyerang manusia diantaranya scabies. Penyebabnya adalah serangan kutu. Biasanya menginfeksi bagian kulit yang berlipat, seperti ruas jari, pergelangan tangan, selangkangan, bokong dan bagian tubuh lainnya,” terang Denti.

    Penyakit ini bisa menular lewat interaksi atau bersentuhan langsung dengan penderita, menggunakan baju dan handuk secara bergantian dan tidur satu kasur dengan orang yang menderita penyakit ini.

    “Penyakit kulit ini bisa dihindari dengan membiasakan pola hidup bersih, tidak meminjamkan pakaian kepada orang lain, serta tidak bersentuhan langsung dengan orang yang sedang menderita penyakit ini. Segera datangi dokter untuk penanganan penyembuhannya,” jelas Denti.

    Sementara itu Kepala LPKA Kelas I Tangerang, Setyo Pratiwi, mengungkapkan apresiasinya kepada RSUD Kota Tangerang yang telah mengedukasi anak-anak binaan. “Semoga dengan bekal pengetahuan ini, anak-anak kami tetap terawat fisik dan psikisnya,” tutur Setyo. (***)