Sambut Kepulangan Petugas Haji, Kemenag Klaim Penyelenggaraan Haji 2024 Terbaik

    Sekertaris Jenderal Kemenag RI, Muhammad Ali Ramdhani saat diwawancara

    BANTEN – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI) secara langsung menyambut kepulangan Petugas Haji di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), pada Selasa (2/7/2024) malam.

    Penyambutan itu dipimpin langsung oleh Sekertaris Jenderal (Sekjen) Kemenag RI, Muhammad Ali Ramdhani.

    “Saya menjemput Petugas Haji dari Daker (daerah kerja) Madinah dan Daker Bandara dengan sejumlah 149 personel,” kata Sekjen yang akrab disapa Dhani.

    Untuk perbandingan antara jemaah dengan Petugas Haji, lanjut Dhani, pihaknya memiliki perspektif yang ideal yakni 1:50. Kata Dhani, kepulangan para petugas haji dilakukan secara bergelombang menyesuaikan kebutuhan ruang lingkup pekerjaan.

    Contohnya, lanjut Dhani, ketika jemaah haji sudah berangsur-angsur pulang, baru kemudian petugas haji pun dipulangkan. Dengan catatan, pihaknya tetap memastikan penyelenggaraan haji tidak menurun dari sisi kualitas.

    “Hari ini, mereka telah purna tugas sebagai petugas haji. Dan tentu saja, pada hari ini, kami menjemput dengan rasa haru, gembira, dan bahagia,” ucapnya.

    Menurut Dhani, para petugas haji tidak sekedar menjalani tugas, pokok, dan fungsinya. Tetapi, mereka telah melampaui nilai-nilai kemanusiaan.

    Terlebih, tambah Dhani, mereka memenuhi setiap kebutuhan jemaah haji seperti mendorong, menggendong, hingga memandikan jemaah haji yang memiliki keterbatasan kesehatan.

    “Mereka melampaui ekspektasi penyelenggaraan tugas, yang berada pada puncak nilai kemanusiaan. Ketika, mereka melayani orang-orang mulia, tamu Allah,” ujarnya.

    Untuk kloter terakhir, Dhani menyampaikan, kepulangan petugas haji di 24 Juli 2024, sehari setelah kepulangan jemaah haji kloter terakhir.

    “Jadi, kami mendahului jemaah dan kami pulang membelakangi jemaah,” ucapnya.

    Sayangnya, Dhani mengungkapkan, terdapat sekitar 6 orang petugas haji yang gugur di tanah suci, Makkah. Namun, ia meyakini mereka yang gugur sedang dalam keadaan ikhtiar keagamaan dan kemanusiaan.

    Pihaknya pun memastikan, mereka yang wafat mendapat penghargaan atau apresiasi dari Kemenag RI.

    “Dan, kami percaya bahwa mereka adalah insan-insan yang syahid,” katanya.

    Meski begitu, Dhani menilai bahwa penyelenggaraan haji tahun ini adalah yang terbaik sebab penyelenggaraan berjalan dengan lancar dari keberangkatan hingga kepulangan jemaah dan petugas haji.

    “Sepanjang sejarah saya mengamati, menyaksikan, penyelenggaraan ibadah haji tahun ini adalah yang terbaik dengan kapasitas jemaah haji terbanyak sepanjang sejarah Indonesia,” tandasnya. (Hmi)