Waspada Gangster Berkeliaran di Kota Tangerang

    FOTO: Aksi gangster di Kota Tangerang yang terekam warga

    TANGERANG – Seorang warga dibacok geng motor di kawasan Cibodas, Kota Tangerang, pada Minggu (14/3/2021) dini hari. Warga Kota Tangerang diminta waspada terhadap aksi gangster yang tak segan melukai dengan senjata tajam.

    Informasi yang terhimpun, seorang pria paruh baya yang menjadi korban gangster itu mengalami luka berat pada lengan kanan yang diduga akibat sabetan senjata tajam.

    Insiden tersebut pun sempat terekam oleh seorang warga. Dalam video amatir, para gangster yang bergerombol turun dari sepeda motor secara sporadis menyerang warga.

    Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim membenarkan adanya aksi gangster di kawasan Cibodas yang melukai seorang pria tersebut.

    “Iya, benar. Jadi, aksi mereka ini sama dengan sekelompok pemuda yang sudah kami ungkap dan rilis di wilayah hukum Polsek Benteng,” ujar Abdul, saat dikonfirmasi pada Senin (15/3/2021).

    Abdul mengungkapkan, pemuda gangster ini berkonvoi dengan tujuan utama melakukan aksi tawuran dengan kelompok gangster lainnya.

    “Tetapi kalau tidak tawuran, mereka juga tak segan melukai warga masyarakat,” tukasnya.

    Abdul pun mengimbau kepada para orang tua untuk mengantisipasi aksi gangster ini dengan melarang putra-putrinya untuk beraktivitas atau berkumpul atau pun nongkrong di pinggir jalan.

    “Aksi mereka dilakukan pada malam menjelang dini hari memasuki pagi hari, terutama pada malam Minggu,” katanya.

    Selain itu, Abdul menyebut Polres Metro Tangerang Kota bakal mengantisipasi adanya insiden serupa, dengan merutinkan operasi patroli gabungan.

    “Tentunya kami melakukan Operasi Cipta Kondisi untuk mengantisipasi kejadian-kejadian ini,” katanya.

    Ulah geng motor ini sudah meresahkan masyarakat Kota Tangerang. Angger, warga Kota Tangerang ini mengaku khawatir dengan keselamatannya jika beraktivitas pada malam hari.

    “Khawatir dan resah karena maraknya gangster ini. Apalagi, saya kalau kerja terkadang shift dua pulang malam, tentu menjadi khawatir,” pungkasnya. (Hmi)