TANGERANG – Kaum buruh dan mahasiswa di Kota Tangerang bakal berkolaborasi dalam aksi nasional tolak Omnibus Law Ketenagakerjaan. Saat ini, para buruh dan mahasiswa Tangerang tengah melakukan persiapan jelang aksi tersebut.
“Kami sangat menyambut ajakan mahasiswa untuk aksi gabungan ini. Bahkan kami juga berencana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mogok massal tolak Omnibus Law,” ungkap Ketua DPD KSPSI Banten Dedi Sudarajat, saat konsolidasi bersama mahasiswa, Selasa (11/8/2020).
Konsolidasi yang dikemas dengan diskusi ruang bebas ini mengangkat tema ‘Omnibus Law: Indonesia Menuju Kehancuran. Kegiatan yang diinisiasi Aliansi Mahasiswa UNIS Tangerang ini berlangsung di Museum Juang Taruna, Kota Tangerang, Selasa (11/8/2020).
“Saat ini kami para buruh terutama yang tergabung dalam Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) juga akan merangkul para petani dan nelayan,” katanya.
“Karena kalau buruh kan sudah ada gerakan,” ujarnya menambahkan.
Menurutnya, mahasiswa merupakan salah satu elemen yang terdampak UU Omnibus Law Ketenagakerjaan jika nanti disahkan. Sebab, para mahasiswa ini akan menjadi angkatan kerja baru ketika sudah lulus perkuliahan.
“Jadi, mahasiswa juga senasib. Mereka akan terimbas Omnibus Law,” katanya.
“Nanti kita akan ada aksi gabungan dengan mahasiswa, petani, dan nelayan. Kita akan mendorong bersama ke Jakarta saat mogok nasional nanti,” imbuhnya. (Hmi)


















