Bangun Kemandirian Wirausaha, Indomaret Gandeng Pemkot dan Roller Coaster Beri Pelatihan IKM

    Micro Economics Project Executive – Indomaret Head Office Purwanto Wahyudi (kanan), sedang menunjukan produk olahan UMKM kepada Wakil Walikota Tangerang H Sachrudin (dua kiri).

    TANGERANG – Guna membangun kemandirian wirausaha para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM), PT Indomarco Prismatama (Indomaret) bekerjasama dengan Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, menggelar pelatihan kewirausahaan mandiri, Kamis (10/6), di Gedung Cisadane, Kota Tangerang.

    Kegiatan ini juga melibatkan Roller Coaster dan Forum Tanggung Jawab Soial Lingkingan (TJSL) Kota Tangerang. Wakil Walikota Tangerang, H Sachrudin, berkesempatan membuka kegiatan tersebut.

    Ia memberikan apresiasi kepada Indomaret dan Roller Coaster yang turut memberi sumbangsih dalam memajukan IKM di Kota Tangerang. “Kerjasama yang baik ini tentu harus terus dijalani sebagai sinergitas bersama dalam memulihkan ekonomi masyarakat,” kara Sachrudin, dalam sambutannya.

    Ia juga memberi arahan kepada seluruh peserta, agar dapat memanfaatkan kesempatan ini sebagai upaya meningkatkan kualitas produk usaha yang kini sedang digeluti.

    “Jadikan pelatihan ini sebagai langkah strategis untuk berekspansi dalam hal pemasaran, inovasi produk serta kualitas produk yang dihasilkan,” tutur Sachrudin.

    Meski masih dalam situasi pandemi Covid-19, Sachrudin berharap momentum ini bisa dijadikan sebagai batu loncatan untuk meningkatkan jaringan dan volume usaha. “Sehingga dimasa yang akan datang kita sudah satu langkah lebih maju dan siap bersaing,” tukas Sachrudin.

    Sementara itu Kepala Disperindagkop UKM Kota Tangerang, Teddy Bayu Putra menjelaskan, kegiatan pelatihan yang diikuti oleh 75 peserta pelaku UMKM kecamatan Se-Kota Tangerang ini difasilitasi untuk menjangkau volume industri yang lebih luas lagi melalui jaringan usaha waralaba maupun retail.

    “Kita terus berupaya agar UKM di Kota Tangerang bisa berkembang ke arah yang lebih besar, yakni menjadi IKM atau Industri Kecil Menengah,” ungkap Teddy.

    Ia menyebut, dengan semakin besar volume usaha serta kualitas yang semakin baik, maka pemasaran melalui toko online Ayo Rangkul bisa semakin maksimal.

    Kegiatan pelatihan yang bertemakan Strategi IKM Bertahan Dimasa Pandemi Covid-19 ini mengundang Puguh Priyo Sudibyo sebagai narasumber. Ia merupakan pakar olahan pangan UMKM.  (rls/tam)