Begini Cara Klaim Asuransi Terdampak Pohon Tumbang di Kota Tangerang, Simak!

    Petugas taman Kota Tangerang melakukan evakuasi pohon tumbang

    TANGERANG – Bagi warga Kota Tangerang yang terdampak pohon tumbang dapat mengajukan asuransi kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut;

    1. Laporan dari sistem layanan SiAbang pada menu Laksa,
    2. Surat keterangan kejadian dari polisi,
    3. Surat keterangan dari kelurahan atau kecamatan tempat kejadian,
    4. Print out foto kejadian pohon tumbang dan objek yang diajukan klaimnya dari sistem yang telah ditentukan,
    5. Fotokopi KTP, SIM dan STNK atau BPKB apabila terjadi kerusakan kendaraan dan KTP asli apabila korban meninggal dunia,
    6. Surat estimasi biaya kerugian (korban kerusakan properti dan kendaraan),
    7. Surat pernyataan apabila KTP dan STNK atau BPKB tidak sama,
    8. Surat kuasa bermaterai apabila dikuasakan,
    9. Nomor rekening dan fotokopi halaman depan buku tabungan,
    10. Surat keterangan visum atau surat keterangan penguburan apabila korban meninggal dunia,
    11. Surat keterangan cacat permanen dari dokter,
    12. Form klaim liability,
    13. Surat tuntutan korban ke asuransi.

    Adapun santunan pohon tumbang di Kota Tangerang pada korban fisik dan meninggal maksimal mencapai Rp50 juta dan Rp20 juta untuk kerusakan bangunan dan atau benda bergerak.

    Kepala Disbudpar Kota Tangerang, Rizal Ridolloh mengatakan, pemerintah telah mengasuransikan sebanyak 33 ribu pohon yang tersebar dan dapat diklaim oleh masyarakat yang menjadi korban pohon tumbang di Kota Tangerang.

    “Tentunya, yang perlu diketahui secara cermat ialah klaim asuransi tersebut memiliki syarat dan ketentuan yang diatur Disbudpar dan juga pihak ketiga yaitu PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967, selaku layanan asuransi tersebut,” ungkap Rizal, Jumat (10/2/2023).

    “Ini menjadi langkah Pemkot Tangerang untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat, yang sifatnya santunan bagi warga yang terdampak langsung,” katanya melanjutkan.

    Korban pohon tumbang bisa melakukan klaim asuransi dengan syarat dan aturan yang sudah ditetapkan. Sejumlah syarat itu dibutuhkan untuk membuktikan bahwa bangunan atau benda bergerak tersebut memang rusak karena pohon tumbang.

    Selanjutnya, Disbudpar juga akan memberikan surat pengantar ke pihak asuransi, selebihnya pihak asuransi yang akan melakukan proses penilaian jumlah kerugiannya.

    “Dengan itu, bagi mereka yang tengah terdampak pohon tumbang di Kota Tangerang, bisa segera memanfaatkan program ini dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Daftarkan saja kerugian yang tengah dialami, pihak yang bertugas atau bersangkutan pastinya akan mengecek status pohon dan memproses sesuai alurnya,” papar Rizal. (ris/Hmi)