BKN Musnahkan Tiga Kantong Kertas Coretan Usai SKD CPNS Tangerang

    FOTO: Pemusnahan kertas ex peserta ujian SKD CPNS Kabupaten Tangerang oleh BKN (dok.hms)

    TANGERANG (BT) – Badan Kepegawaian Negara (BKN) memusnahkan 3 kantong plastik berisi kertas coretan bekas peserta ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Tangerang.

    Penghangusan yang dilakukan di halaman Universitas Budhi Darma, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang ini menandai akhir dari pelaksanaan ujian SKD CPNS Kabupaten Tangerang.

    Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang Hendar Herawan mengatakan, tim BKN menghanguskan kertas coretan bekas para peserta tes pasca berakhirnya pelaksanaan SKD CPNS pada Rabu (12/2/2020) lalu.

    “Penghangusan ini disaksikan tim BKPSDM Kabupaten Tangerang, Satpol PP dan Rektor UB,” ujar Hendar, Jumat (14/2/2020).

    Pada saat tes berlangsung, lanjut Hendar, setiap peserta seleksi sebelum masuk ruang yang tersedia untuk tes, dibekali kertas kosong sebagai media bantu menghitung manual. Kemudian, selesai ujian kertas tersebut kembali dikumpulkan kepada panitia.

    “Panitia memberikan kertas kosong setiap peserta tes untuk bahan coretan atau hitungan. Setelah selesai dikumpulkan lagi ke panitia,” katanya.

    Menurut Hendar, sejak hari pertama sampai akhir pelaksanaan seleksi, kertas bekas coretan peserta yang dikumpulkan berjumlah 3 karung plastik. Kertas-kertas yang terkumpul oleh panitia itu tidak disimpan, namun dimusnahkan BKN dengan disaksikan tim petugas.

    “Kertas coretan dimusnahkan dengan cara dibakar oleh BKN hari Rabu kemarin, hari terakhir tes, dan disaksikan tim,” terangnya.

    Ia menuturkan, peserta yang hadir dalam ujian SKD CPNS Formasi Tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2020, sebanyak 8.292 orang dari jumlah yang memenuhi syarat 9.088 peserta. Adapun tes dibagi menjadi 37 sesi, terhitung mulai tanggal 5 s/d 12 Februari 2020.

    “Untuk hasil kita tunggu dari BKN karena yang menilai dari BKN. Setelah ada dari BKN, nanti diumumkan di website resmi Pemkab Tangerang,” pungkasnya. (Ris/Hmi)