
TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus melakukan antisipasi dan kesiapsiagaan dari seluruh jajaran. Termasuk instansi terkait dalam menangani segala kemungkinan bencana yang terjadi di Kota Tangerang. Salah satunya dengan menggelar Apel Siaga Bencana di lapangan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Anak, Kota Tangerang, Kamis (12/12).
Pada kesempatan itu, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah tampil menjadi pembina apel. Ia menjabarkan, tanggap bencana merupakan panggilan kemanusiaan yang menjadi tanggung jawab dan tugas pemerintah serta semua pihak selaku masyarakat Kota Tangerang.
“Untuk itu saya mengajak seluruh masyarakat Kota Tangerang, untuk terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi dalam kesiapsiagaan bencana yang terjadi,” tegas Arief.
Ia juga mengingatkan mengenai musim penghujan yang sudah mulai datang, Sebab hal itu dapat berpotensi terjadinya genangan dan banjir di beberapa titik di wilayah Kota Tangerang.
“Saya meminta Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD), agar selalu dalam keadaan siaga secara cepat dan tepat. Supaya dapat meminimalisir dampak banjir yang mungkin terjadi,” ungkap Arief.
Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tangerang, untuk selalu waspada terhadap kemungkinan yang terjadi di wilayah masing-masing. “Lurah dan camat bersama warga tolong membersihkan saluran air dan lingkungan serta membuat lubang biopori,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Tangerang Irman Pujahendra menjelaskan, musibah kebakaran masih mendominasi bencana di Kota Tangerang. “Tahun ini saja, setidaknya telah terjadi sekitar 100 kasus. Penyebabnya karena terbakarnya sampah dan ilalang,” kata Irman.
Saat ini tambah Irman, pihaknya tengah fokus mengedukasi masyarakat terkait penanggulangan bencana. “Maksudnya supaya warga mengerti apa yang harus dikerjakan saat terjadi bencana. Mulai dari kebakaran, gempa bumi, banjir dan sebagainya. Jadi sambil menunggu petugas datang, mereka paham apa yang harus dilakukan,” jelas Irman.
Dikatakan, saat terjadi bencana masyarakat bisa mneghubungi nomor telpon 112 untuk meminta bantuan BPBD. Atau bisa juga datang langsung ke Markas Komando (Mako) BPBD Kota Tangerang.
“Termasuk apabila ada masyarakat yang ingin diajari bagaimana cara menghadapi bencana, silakan datang ke kantor. Petugas akan memberi pelatihan gratis,” tandas Irman.
Untuk diketahui, Apel Siaga Bencana yang digelar di LP Anak, melibatkan sekitar 768 personil. Mulai dari unsur TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, Dishub, DLH, Dinas PUPR, BMKG, PMI, PLN, RAPI dan instansi lainnya.
Dalam apel tersebut, juga dilakukan penyerahan sarana pendukung kelurahan tangguh bencana dan simulasi tanggap bencana kebakaran yang dilakukan oleh BPBD Kota Tangerang. (ads)

















