HUT-Kota-Tangerang-PKB.jpg

    BSD City Tanamkan Cinta Al-Qur’an Sejak Dini

    FOTO: Suasana saat lomba baca Al-Quran di BSD City

    TANGERANG (BT) – Ratusan anak usia 4 hingga 12 tahun di BSD City ikuti lomba baca Al-Qur’an yang menjadi puncak dalam rangkaian kegiatan Berantas Buta Al-Qur’an (BBQ) 2019.

    Sejak April hingga Juni 2019 sebanyak 350 guru mengaji dan ustad di BSD City mengikuti program training membaca Al-Qur’an secara cepat menggunakan metode Mama Papa yang merupakan rangkaian dari program BBQ.

    Program BBQ 2019 ini merupakan yang kedua kalinya dan bekerja sama dengan Yayasan Muslim Sinar Mas Land bersama Forum Masjid Mushola BSD serta Yayasan Mama Papa.

    Acara terselenggara di Masjid Islam Cikal Harapan BSD City, dihadiri Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Selasa (24/9/2019).

    Para peserta lomba merupakan anak-anak yang telah dapat membaca Al-Qur’an dengan metode Mama Papa. Kompetisi membaca Al-Qur’an tersebut diikuti lebih dari 500 anak anak berusia 4-12 tahun, yang terdaftar dalam program BBQ dari 77 masjid di sekitar BSD City.

    Perlombaan ini dibagi ke dalam tiga kategori, terdiri dari kategori A untuk anak usia 4-6 tahun, kategori B untuk anak usia 7-9 tahun, kategori C untuk anak usia 10-12 tahun dengan total hadiah sebesar Rp 50 Juta. Lomba baca Al-Qur’an ini juga diisi dengan tausiyah dari Ustad Solmed yang bertema “Mari Memahami Al-Qur’an untuk Anak-Anak”.

    Managing Director President Office Sinar Mas Land sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Muslim Sinar Mas Land, Dhony Rahajoe menjelaskan, program ini bertujuan untuk memberantas buta baca Al-Qur’an serta mengimplementasikan program Silaturahmi Antar Umat melalui program Berdikari Sehat Damai (SATU BSD) di sekitar kawasan BSD City.

    “Kami berharap program Berantas Buta Al Quran bisa berkontribusi mendidik dan menanamkan nilai Al-Quran sejak dini kepada anak anak,” ungkap Dhony.

    “Semoga melalui program BBQ dan lomba membaca Al-Quran ini akan membuat anak gemar membaca Al-Quran dan dapat memahami isinya, serta mengimplementasikannya menjadi seorang muslim yang membawa rahmat bagi seluruh alam dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

    Ia melanjutkan, dewan juri menilai sejumlah aspek dalam perlombaan tersebut, di antaranya membaca Al-Qur’an sesuai dengan ilmu Al-Qur’an atau tajwid dan membaca Al-Qur’an dengan menggunakan metode Mama Papa serta adab peserta pada saat mengikuti lomba.

    Adapun program Berantas Buta Al-Quran (BBQ) di BSD City sebelumnya telah menyelenggarakan kegiatan Training of Trainer (ToT) di Masjid Cikal BSD City. Kegiatan diikuti sebanyak 350 ustad dan guru mengaji dari 77 masjid di sekitar kawasan BSD City.

    “Metode pengajaran dengan sistem Mama Papa ini sangat mudah dipahami. Saya memberikan training selama 3 jam kepada para ustad atau guru mengaji perwakilan masjid,” kata Ustadz H. Muhammad Taslim, pencipta metode Mama Papa.

    Kemudian, lanjut dia, para ustad dan guru mengaji nantinya akan memberikan pengajaran membaca Al-Qur’an dengan sistem Mama Papa di tiap-tiap Masjid wilayah sekitarnya.

    “Para peserta ToT ini juga akan mendapatkan alat peraga dan buku yang sudah disiapkan,” pungkasnya. (Hmi/Bel)