Demo Ricuh, Warga Benda Ingin Temui Walikota

    FOTO: Sundari, warga Benda Kota Tangerang korban gusuran

    TANGERANG – Aksi unjuk rasa ratusan warga korban gusuran di Kecamatan Benda, Kota Tangerang berlangsung ricuh. Aksi di kawasan Pusat Pemerintah Kota Tangerang ini menuai cekcok antara pedemo dan para petugas keamanan, Senin (14/12/2020).

    Massa yang didominasi kaum perempuan dan anak-anak korban gusuran ini diwarnai isak tangis lantaran dihalau petugas saat hendak menemui Wali Kota Tangerang.

    “Kami datang untuk bertemu dan mengadukan nasib kami kepada walikota,” ungkap salah seorang warga, Sundari.

    Diketahui, puluhan rumah warga di Kampung Baru, Kecamatan Benda, sudah dieksekusi sejak (1/9/2020) lalu. Saat ini, warga berharap Walikota Tangerang turut andil dalam menyelesaikan permasalah warga.

    “Kasus kami sudah terlalu lama, seharusnya bapak harus andil ketika kami ada masalah,” tukasnya.

    Sementara salah seorang advokasi warga, Hilman mengatakan, aksi ini akan bertahan sampai hari Jumat 18 Desember mendatang. Pihaknya pun sudah mendirikan posko kemanusiaan dan dapur umum untuk warga menginap.

    “Aksi ini akan terus berlanjut. Kami akan bertahan sampai ketemu wali kota. Namun bila wali kota menemui kami, kemungkinan besar kita bubar,” katanya.

    Adapun tuntutan warga kepada Pemkot yakni turut andil dalam menyelesaikan persoalan warga sesuai janji Pemkot yang pernah dilontarkan. Saat ini, kasus tersebut sedang dalam proses mediasi antara korban dan PT. Jasamarga Kunciran Cengkareng selaku pelaksana proyek. (Hmi)