Diduga Oknum Pegawai Kecamatan Main Proyek Pengadaan, Aktivis Minta Kejari Turun Tangan

    FOTO: Kantor Kecamatan Batuceper Kota Tangerang

    TANGERANG – Dugaan adanya oknum pegawai Kecamatan Batuceper yang melakukan proyek pengadaan barang dan jasa APBD Kota Tangerang TA 2021 menjadi sorotan sejumlah pihak.

    Seorang aktivis sosial Kota Tangerang, Saipul Basri pun turut menyikapi perihal tersebut. Menurutnya, dari pengakuan salah satu sumber yang diketahui, ada sejumlah oknum pegawai di kecamatan setempat yang bermain proyek pengadaan barang.

    Padahal kata Saipul, seorang pegawai baik di kecamatan maupun di dinas tingkat Kota Tangerang tidak diperbolehkan untuk bermain proyek pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari APBD.

    “Tentu saja ga boleh, itu bentuk memperkaya diri. Artinya sudah menyalahgunakan wewenang,” katanya, Rabu (9/6/2021).

    Oleh karena itu, pria yang akrab disapa Marcel ini meminta agar Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang menindaktegas oknum pegawai yang bermain proyek tersebut.

    “Saya harap Kejari Kota Tangerang turun tangan, merespon dan segera melakukan tindakan, jika memang ini benar-benar terjadi, tangkap dan adili,” tegasnya.

    Sebelumnya diketahui, berdasarkan keterangan narasumber Beritatangerang.id, oknum pegawai kecamatan itu berinisial H. Dan H menjalankan proyek tersebut secara mandiri. H hanya meminjam perusahaan untuk kepentingan administrasi.

    Sementara saat dikonfirmasi, H membantah bila pihaknya bermain proyek pengadaan barang dan jasa seperti yang sudah dituduhkan kepadanya.

    “Silakan buktikan kalo memang benar, karena hukum bicara fakta dan data bukan katanya,” tandasnya. (Hmi)