DP3AP2KB Kota Tangerang Percepat Penurunan Risiko Stunting

    Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, Tihar Sophian.

    TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang keempat di Ruang Al Amanah, Puspem Kota Tangerang, Rabu (19/15).

    Rakor ini merupakan evaluasi dan koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta elemen masyarakat untuk mengukur capaian dan memperkuat intervensi terhadap data risiko stunting di Kota Tangerang.

    Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, Tihar Sophian menjelaskan, upaya penurunan stunting dilakukan secara holistik dengan fokus pada pencegahan dan intervensi keluarga berisiko stunting.

    Baca Juga: Pemkot Tangerang Jaga Ruang Digital Ramah Anak

    Program unggulan dan intervensi yang dilakukan seperti Program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), Tim Pendampingan Keluarga, Intervensi KB dan Kesehatan Reproduksi. Termasuk Mini Lokakarya dan Koordinasi Lintas Sektor serta Fokus pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK),” terang Tihar.

    Berdasarkan data awal, upaya intervensi mandiri oleh Kota Tangerang menunjukkan hasil positif dalam penurunan jumlah keluarga berisiko stunting.

    “Berdasarkan data awal 2024, terdapat 30.980 keluarga berisiko stunting dengan 10 indikator risiko. Setelah intervensi yang kami lakukan, estimasi penurunan pada semester I sudah mencapai sekitar 5.000 keluarga, sehingga tersisa 25.055,” jelas Tihar.

    Diperkirakan Angka Risiko Stunting Turun Hingga 10.000 Keluarga

    Ia menambahkan, akumulasi penurunan ini konsisten hingga semester II, diperkirakan total keluarga berisiko stunting akan turun hingga 10.000. Data ini merupakan estimasi mandiri yang diharapkan linear dengan data yang akan dirilis oleh pemerintah pusat.

    “Harapan kita semua pasti sama, angka stunting ini terus semakin turun. Periode 1.000 HPK adalah kunci utama untuk menghilangkan risiko stunting,” kata Tihar.

    Intervensi pencegahan ini merupakan langkah proaktif Pemerintah Kota Tangerang untuk memastikan generasi tumbuh sehat, cerdas dan produktif.

    Selain itu, DP3AP2KB juga memiliki Sistem Layanan Cepat Pengaduan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak yakni aplikasi SILACAK PERAK. Dapat diakses  melalui melalui Website https://linktr.ee/bidppa SILACAK PERAK

    Sedangkan untuk layanan pembelajaran keluarga, lokasinya berada di Puspaga, lantai 2, Gedung Cisadane, Kota Tangerang. (Adv)