DPRD Dorong Dibentuknya Perda Olahraga

    Kegiatan Reses I, bersama Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Hapipi, Minggu (18/2), di RW 10, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang.

    TANGERANG – Untuk meminimalisir peredaran narkoba di Kota Tangerang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mendorong pemkot agar segera menyusun rancangan peraturan daerah (Perda) tentang olahraga. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Hapipi, pada acara reses I, Minggu (18/2), di RW 10, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang.

    Menurutnya, masyarakat Kota Tangerang khususnya para pemuda, harus diberi fasilitas olahraga yang memadai. Agar mereka dapat mengisi waktu luangnya dengan aktivitas olahraga. ” Seperti diketahui, kota ini menjadi daerah yang strategis dalam penyebarluasan narkoba. Karena berbatasan dengan ibukota dan terdapat Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” terang Hapipi, Minggu (18/2).

    20180219_123242 Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Hapipi

    Kekhawatiran dan dampak buruk narkoba inilah yang menginisiasi dewan untuk menggulirkan Perda Olahraga. Tujuannya untuk mengatur hal-hal yang berkaitan dengan olahraga. Terutama terakait sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

    “Di setiap RW, minimal ada satu sarana atau lokasi khusus bagi warga untuk berolahraga. Tempat ini juga bisa dimanfaatkan para pemuda untuk diisi dengan kegiatan-kegiatan positif,” terang Hapipi. Pada reses tersebut, ada tokoh masyarakat yang mengusulkan pemkot untuk membangun stadiun mini.

    “Alhamdulillah pada tahun ini pemkot akan menbangun stadiun olahraga di atas lahan prasarana dan sarana umum (PSU) Alam Sutera. Lokasinya berada di wilayah Kecamatan Pinang. Kemungkinan berada di kelurahan ini,” tutur politisi Partai Golkar ini.

    Selain sarana olahraga, seorang masyarakat mengeluhkan genangan air yang terjadi di beberapa titik di Kelurahan Kunciran Indah. “Terkait solusinya, akan saya masukan pada rencana pembangunan 2019. Namun apabila pembangunan drainase sebagai solusi genangan sangat dibutuhkan, kami akan mendorong supaya pembangunannya bisa dilaksanakan pada anggaran perubahan,” tandas Hapipi. (tam)