Dua Sekolah di Kota Tangerang Ditarget Juara LSS 2022

    Penilaian lomba sekolah sehat SMP Negeri 14 Kota Tangerang

    TANGERANG – Dua sekolah di Kota Tangerang menjadi kandidat juara Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Provinsi Banten. Adapun dua sekolah itu yakni SMP Negeri 14 Kota Tangerang dan SD Negeri Gondrong 7, Kota Tangerang.

    Pada Kamis (8/9/2022), tim penilai LSS dari Provinsi Banten disambut oleh Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin beserta jajaran.

    Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin mengungkapkan, tahun ini yang menang di tingkat Kota Tangerang dan mengikuti tingkat Provinsi ada dua sekolah. Di antaranya SMPN 14 dan SDN Gondrong 7 Cipondoh.

    “Semua sudah bergerak seperti biasanya. Dalam momen penilian hanya dilakukan penguatan di beberapa hal,” kata Jamal di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

    “Karena pada dasarnya, sekolah sehat yang penting adalah kebiasaan masyarakat sekolahnya, bukan sekadar programnya. Tak tertinggal sarana prasarana yang kian dimaksimalkan,” lanjutnya.

    Jamal menambahkan, Kota Tangerang 2018 telah juara tiga LSS tingkat Nasional dan 2019 juara dua LSS tingkat Nasional.

    “Maka, harapan kami Kota Tangerang bisa kembali juara di Provinsi Banten dan meningkatkan prestasi di Nasional dengan juara satu LSS Nasional di tahun ini,” tandasnya.

    Sementara Koordinator Sekretariat TPUKSM Provinsi Banten, Dede Rukhyati menjelaskan, hari ini langsung dilakukan tinjauan ke dua sekolah tersebut. Dilakukan pengecekan langsung di setiap detail indikator sekolah sehat.

    “Penilian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari UKS, sanitasi, kamar mandi bahkan sampai kesehatan lingkungan sekitar sekolah. Apakah daling berkoordinasi dan saling menjaga kesehatan dengan lingkungan sekitar. Itu semua kita nilai,” jelasnya.

    Lanjut Dede, sejak 2017 Kota Tangerang selalu menunjukkan yang terbaik. Bahkan, tak sedikit kota/kabupaten lain takut melawan Kota Tangerang.

    “Tapi, karena ini sudah dua tahun tak ada penilaian, saya harap Kota Tangerang tetap mempertahankan kualitas. Kita liat nanti hasilnya ya,” pungkasnya. (Hmi)