HUT-Kota-Tangerang-PKB.jpg

    Ini PR buat KPU Tangsel pada Pilkada Serentak 2020

    FOTO: Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany (dok.kom)

    TANGSEL (BT) – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany menyebut PR bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel khususnya penyelenggara Pemilu pada Pilkada Serentak 2020 yakni meningkatkan partisipasi masyarakat.

    Hal itu disampaikan Airin dalam acara pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel, di Hotel Mercure, Serpong Utara, Kota Tangsel. Namun demikian, Airin meyakini jika seluruh PPK yang dilantik memiliki bekal dan pengalaman dalam bertugas.

    “PR kita bersama yaitu bagaimana meningkatkan partisipasi aktif masyarakat, agar dapat menyalurkan hak suaranya,” ucapa Airin.

    “Saya tidak perlu mengajarkan dan menyampaikan, karena semua berpengalaman menjadi PPK. KPU Tangsel juga sudah teruji menjadi penyelenggara Pemilu,” katanya menambahkan.

    Ia mengingatkan, pada perhelatan Pilpres kemarin partisipasi masyarakat mencapai 80 persen. Dirinya berharap capaian sebelumnya itu dapat terulang dan bahkan meningkat pada penyelenggaraan Pilkada Tangsel 2020.

    “Kita sama-sama sosialisasikan ke masyarakat untuk memilih sesuai pilihannya masing-masing pada September mendatang,” ujarnya.

    Dalam momentum tersebut, Airin juga mengajak seluruh PPK yang telah dilantik memiliki spirit semangat yang baru, agar bersama sukseskan Pilkada Tangsel 2020.

    “Mari kita bersama-sama sukseskan Pilkada Tangsel,” katanya.

    Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Banten Wahyul Furqon menjelaskan, salah satu upaya memastikan adanya pemberian hak pemilih adalah melalui PPK di masing-masing kecamatan, untuk dapat membantu keberlangsungan Pilkada 2020 mendatang.

    “Ada beberapa persoalan yang jadi ganjalan untuk proses pemilihan. Dengan ini diharapkan ganjalan itu bisa diatasi dan dihadapi oleh para PPK,” terangnya.

    Seluruh PPK juga diyakininya sudah memiliki bekal untuk mengelola dan melaksanakan semua tahapan. Salah satunya yakni hasil evaluasi masalah-masalah yang kerap terjadi kala menjalankan prosesnya.

    “Poin permasalahan biasanya ada pada data pemilih. Dan dipastikan kembali terjadi, mengingat DPT memiliki dinamika setiap tahunnya dan selalu berkesan fluktuatif,” jelasnya.

    Oleh karena itu, ia menegaskan kepada seluruh PPK agar memastikan kesiapannya dalam menjalankan tugas bersama KPU dan para petugas Bawaslu di masing-masing kecamatan.

    “Kalau tidak siap silakan mundur,” tandasnya. (Ris/Hmi)