Jelang PTM, Dewan Pendidikan Banten Minta Perketat Prokes di Sekolah

    FOTO: Dewan Pendidikan Provinsi Banten Eny Suhaeni

    TANGERANG – Jelang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Tangerang, Dewan Pendidikan Provinsi Banten Eny Suhaeni meminta agar Dinas Pendidikan fokus perketat protokol kesehatan di sekolah.

    Hal itu menyusul adanya peningkatan kasus Covid-19 di wilayah Banten khususnya di Tangerang Raya. Menurut Eny, PTM boleh dilaksanakan namun dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan.

    “Tetap waspada siaga, artinya prokes harus tetap dilaksanakan,” ucap Eny, saat dihubungi melalui seluler, Kamis (10/6/2021).

    Kata Eny, penyelenggaraan PTM ini harus didukung oleh kesiapan semua daerah yang hendak melaksanakannya. Setiap daerah khususnya di Tangerang Raya pun telah melakukan pelbagai pertimbangan untuk menggelar PTM.

    “Jadi fleksibel, sesuai dengan keadaan. Kalo dinyatakan oleh pemerintah dari kesehatan udah clear bersih, ya monggo (silahkan) digelar,” katanya.

    Selain itu, lanjut Eny, sarana prasarana sekolah juga harus mendukung, dan jangan terkesan asal. Terlebih sampai mengabaikan anak-anak.

    “Sekolah harus mempersiapkan segala sesuatunya,” tukas Eny.

    Diketahui sebelumnya, Pemerintah Kota Tangerang melalu Dinas Pendidikan terus melakukan pelbagai persiapan dalam menghadapi penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada Juli 2021 mendatang.

    Sejumlah persiapan di antaranya meliputi vaksinasi tenaga pendidik, melengkapi sarana prasarana serta infrastruktur sekolah sesuai protokol kesehatan. Tak hanya itu, Dindik Kota Tangerang juga mengaku telah memiliki skema mekanisme pelaksanaan PTM.

    “Kami sudah menyiapkan segala macam ini. Infrastrukturnya sudah siap, guru-guru sudah divaksin. Berarti, nanti simulasi,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin. (Hmi)