Kerumunan Jadi Pemicu Melonjaknya Kasus Covid-19 di Kota Tangerang

    FOTO: Nampak para petugas kesehatan tengah sibuk melayani swab tes di laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) Kota Tangerang

    TANGERANG – Kerumunan di rumah dan di luar rumah lantaran libur panjang jadi pemicu lonjakan kasus positif Covid-19 di Kota Tangerang. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi, Rabu (2/12/2020).

    Menurutnya, angka positivity rate mencapai 6,0 persen. Interaksi sosial warga seperti berkumpul serta libur panjang di luar rumah menjadi penyumbang peningkatan kasus positif tersebut.

    “Dengan jumlah pemeriksaan swab tes sebanyak 3.600. Jadi, positif rate tembus di angka 0,6 persen,” terang Liza.

    Liza menjelaskan, jumlah tersebut meningkat bila dibandingkan minggu ke-37 dengan positif rate di angka 5,2 persen. Maka, melonjaknya kasus pada minggu ke-38 dengan tingkat penularan kasus rata-rata 1,3 per-satu orang positif.

    “Interaksi sosial itu apa sih, pertemuan pertemuan untuk keagamaan, pusat keramaian, atau arisan itu naik dari 12 persen ke 24 persen,” katanya.

    Berdasarkan data Dinkes Kota Tangerang, pada Selasa (1/12/2020), angka terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 2.909 kasus. Angka itu bertambah 39 kasus ketimbang hari sebelumnya.

    “347 pasien masih dalam perawatan medis. Sedangkan 2.485 kasus sudah dinyatakan sembuh. Kemudian angka kematian di Kota Tangerang mencapai 77 kasus,” tukasnya.

    Atas lonjakan kasus tersebut, Dinkes Provinsi Banten kembali menetapkan Kota Tangerang sebagai wilayah zona merah Covid-19. Data yang diperoleh Beritatangerang.id, pada Selasa (1/12/2020), lonjakan kasus Covid-19 di Kota Tangerang mencapai 206 sepekan terakhir. (Hmi)