Ketua LPAI Sebut Kasus ‘Gangster’ Bacok Buruh di Tangerang karena Kreativitas yang Tak Tersalurkan

Ketua LPAI Seto Mulyadi (istimewa)

TANGERANG – Aksi sekelompok orang tak dikenal diduga gangster terekam CCTV saat melakukan penyerangan terhadap karyawan pabrik di Jalan Pembangunan I, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, pada Sabtu (23/7/2022) dini hari.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB itu menimpa dua buruh pabrik yang sedang beristirahat. Satu orang karyawan diketahui mengalami luka serius akibat senjata tajam. Satu karyawan lainnya harus rela kehilangan ponsel yang dirampas kawanan pemotor tersebut.

Aksi brutal komplotan itu pun terekam CCTV yang tersebar di media sosial. Mereka secara membabi buta melakukan penyerangan terhadap dua karyawan dengan menginjak-injak salah satu di antaranya. Dalam rekaman juga nampak komplotan tersebut mengendarai motor dengan menggenggam senjata tajam.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat dimintai keterangan mengaku sedang melakukan penyelidikan soal kasus tersebut.

“Masih lidik,” singkatnya.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi pun turut mengomentari insiden tersebut. Kata dia, fenomena itu terjadi lantaran potensi kreativitas anak yang tak tersalurkan.

“Ini terjadi di beberapa tempat di mana remaja yang sedang bergolak karena enggak ada tempat penyaluran, sehingga menimbulkan fenomena gangster, geng motor dan sebagainya,” ungkap Seto, Senin (25/7/2022).

Seto menyebut hal demikian itu harus menjadi perhatian bersama, baik pemerintah daerah ataupun para pemangku kepentingan. Seyogyanya semua berkolaborasi untuk menangani fenomena tersebut.

“Jadi saya mohon, pemerintah daerah segera ambil langkah konkret. Artinya ini tanggung jawab pemerintah, bukan hanya imbauan, tapi langkah konkret,” tegasnya. (Hmi)