Natal 2020, Jemaat Gereja HKPB Ciputat Dibatasi

    FOTO: Persiapan Gereja HKBP Ciputat jelang perayaan Natal 2020

    TANGSEL – Gereja HKBP Ciputat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan sejumlah persiapan jelang hari Natal yang akan berlangsung pada Jumat (25/12/2020) esok hari. Salah satu persiapan yakni dengan membatasi jumlah jemaat yang hendak melakukan ritual doa di gereja.

    Ketua Satgas Covid-19 Toni Hutajulu mengatakan, pada masa Pandemi Covid-19 pelaksanaan Misa Natal di Gereja HKBP Ciputat Tangsel berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

    “Tahun ini ada pembatasan jemaat yang datang ke gereja. Jemaat berumur 17 tahun ke bawah, di atas 60 tahun, ibu hamil mengikuti Misa Natal secara virtual,” kata Toni, Kamis (24/12/2020).

    Toni menjelaskan, hari ini misa digelar dua sesi yakni pukul 15.00-17.00 WIB dan 17.00-19.00 WIB. Tak seperti tahun sebelumnya yang membebaskan jemaat untuk beribadah dan melantunkan puji-pujian hingga tengah malam, kali ini pada pukul 19.00 WIB jemaat harus langsung pulang.

    “Biasanya puji-pujian berlangsung hingga larut malam, tapi karena saat ini situasinya sedang pandemi. Selesai Misa Natal pukul 19.00 jemaat harus langsung pulang,” terangnya.

    Ia juga mengatakan, beberapa tahapan juga harus dilalui para jemaat sebelum memasuki gereja. Begitu datang, mereka harus mencuci tangan dahulu didepan gereja. Para jemaat harus menjaga jarak dengan jemaat lainnya saat mengantre di tempat cuci tangan.

    “Setelah cuci tangan, mereka harus di cek suhu tubuhnya menggunakan thermo gun tepat di depan pintu masuk gereja,” ujarnya.

    Selain itu, lanjut Toni, tempat duduk yang digunakan para jemaat dengan panjang 2,2 meter juga hanya boleh diduduki maksimal dua orang.

    “Pada bagian tengah tempat duduk kami beri tanda silang menggunakan lakban merah sebagai tanda tidak boleh diduduki,” tuturnya.

    Toni menjelaskan, kapasitas Gereja HKBP Ciputat maksimal diisi oleh 350 jemaat saat situasi normal. Namun, di masa pandemi jemaat dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas.

    “Jemaat kami batasi maksimal 120 orang,” pungkasnya. (Den)