Para Pelaku Usaha di Tangsel Bantu Penanganan Covid-19

    Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany (kiri), di tengah bantuan dari sejumlah pelaku usaha di Tangsel.

    TANGERANG SELATAN – Para pelaku usaha di wilayah Kota Tangerang Selatan menunjukkan kepeduliaanya terhadap upaya penanganan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

    Setidaknya Pemerintah Kota Tangerang Selatan saat ini telah menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan guna penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19.

    Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany menjelaskan, sejauh ini sudah ada belasan bantuan yang diberikan dari pihak swasta untuk mengentaskan penyebaran virus Corona.

    “Pada 23 Maret lalu, Universitas Pamulang memberikan 400 liter, 100 liter handsanitizer serta alat pelindung diri (APD) coverall dua buah. Bantuan tersebut telah diterima Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie,” ujar Airin.

    Kemudian pada 25 Maret, BJB menyerahkan 3 buah disinfektan chamber dan 100 APD Coverall. Ditambah alat semprot disinfektan. Bantuan tersebut kini sudah digunakan di Rumh Sakit Umum (RSU) dan Pemkot Tangsel.

    Selanjutnya perusahaan ritel Indomaret menyumbangkan satu buah chamber sanitizer. Rencananya alat tersebut akan digunakan di Posko Gugus Tugas yang berada di Restoran Kampung Anggrek.

    Sedangkan Alfamidi, telah melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah titik tempat umum.

    PT Essensial yang bergerak di bidang kosmetik pun ikut menyumbang 1 ton hand sanitizer yang siap digunakan oleh masyarakat.

    Kemudian perusahaan telekomunikasi PT Buana Telekomindo, juga ikut menyumbang 2000 buah masker yang diterima Pemkot Tangsel.

    Selanjutnya salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMN) terbesar di Indonesia yaitu PT Waskita Karya, juga turut menyumbang 100 toren wastafel cuci tangan dan hand sanitizer yang diletakkan di sejumlah titik pusat keramaian dan fasilitas umum.

    Sumbangan satu buah toren juga datang dari PT Urban Town Serpong, ditambah dua paket APD lengkap.

    Sementara dari kalangan masyarakat yang bergabung dalam Forum Masjid Musala BSD, menyumbangkan 5000 pasang sarung tangan medis pada 25 Maret lalu.

    Sedangkan PT Indah Kiat, saat ini tengah memesan APD yang bisa digunakan oleh tim medis.

    ”Bantuan terakhir datang dari PT Sinarmas. Rencananya pada 30 Maret mendatang akan menyumbangkan 500 rapid test,” tukas Airin. (gtpc/tam)