
TANGERANG – Pemkot Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), memberikan trauma healing kepada anak-anak pengungsi korban banjir di wilayah Candulan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Rabu (05/03).
Belasan petugas dari DP3AP2KB, psikolog, konselor, Satgas PPA dan Forum Anak Kota Tangerang (FAKT) terjun langsung ke lokasi pengungsian untuk memberikan trauma healing kepada anak-anak yang mengungsi di posko tersebut.
“Sejumlah petugas memberikan trauma healing dengan cara menghibur, bermain games bersama hingga berdongeng. Hal ini ditujukan untuk menghilangkan trauma, terlebih tak merasa bosan atau tidak nyaman selama berada di pengungsian,” kata Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, Tihar Sopian.
Ia menjelaskan, sepanjang trauma healing berlangsung, anak-anak terlihat senang dan perhatiannya sukses teralihkan dari bayang-bayang bencana yang tengah menimpa mereka.
“Anak-anak bermain dan bernyanyi bersama. Petugas juga bercerita dan mewarnai. Sebagai upaya anak-anak tetap senang dan melupakan ancaman air yang menimpa lingkungan khususnya di rumahnya,” ujar Tihar.
Menurutnya, upaya pemberian trauma healing akan terus dilakukan oleh para petugas DP3AP2KB, Psikolog Konselor, Satgas PPA dan FAKT. Hingga para pengungsi kembali ke rumah masing-masing. Tidak menutup kemungkinan dilakukan trauma healing pasca lingkungan kembali normal.
“Pemkot Tangerang memastikan terpenuhinya hak para warga terdampak atau pengungsi. Seperti tempat layak, makanan, kesehatan, kebersihan hingga psikologinya,” ungkap Tihar. (rls/dir)

















