RSUD Kota Tangerang Peringati Hari Jadi Cuci Tangan Sedunia

    Peringati Hari Cuci Tangerang Sedunia, RSUD Kota Tangerang Gelar Edukasi Pengunjung RS, Senin (16/10).

    TANGERANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang melalui Ketua Komite PKRS bekerjasama dengan komite PPI dan K3 RS, menggelar kegiatan penyuluhan internal terkait gerakan cuci tangan. Sebab pada 15 Oktober 2023 lalu, merupakan hari peringatan cuci tangan pakai sabun sedunia.

    Dokter Puja Ratna Sari Putri, Ketua Komite PKRS RSUD Kota Tangerang menjelaskan, khususnya dan secara umumnya, masyarakat kota Tangerang mengetahui bahwa mencuci tangan itu tidak sekedar cuci tangan saja. Namun ada langkah-langkahnya agar benar-benar bersih serta terhindar dari kuman.

    “Kami berharap ini menjadi kebiasaan rutin untuk cuci tangan, meski hari cuci tangan sedunia telah berlalu. Untuk itu kami adakan edukasi mencuci tangan ini kepada internal maupun pengunjung RSUD Kota Tangerang,” katanya, Senin  (16.10).

    Dokter Puja Ratna Sari Putri berharap, agar semua yang mendengar penjelasan ini bisa mempraktekkan tentang cuci tangan dimana pun mereka berada. Tidak hanya di rumah sakit, tapi juga di rumahnya.

    “Selain mempraktekkannya untuk diri sendiri, mudah-mudahan juga bisa ikut menginformasikan kepada keluarga yang lain. Baik kepada tetangga atau orang-orang di lingkungannya, bahwa ternyata cuci tangan itu ada langkahnya. Juga sebaiknya cuci tangan itu menggunakan sabun,” paparnya.

    Dokter Puja Ratna Sari Putri mengatakan, meski tidak ada air dan sabun, mencuci tangan juga bisa menggunakan hand sanitizer selama 20-30 detik. Pemakaiannya juga bukan sekedar digosok-gosok saja.

    “Tidak hanya mencelupkan tangan ke air, tapi harus pake sabun dan air mengalir. Supaya benar-benar tangan kita bersih dari kotoran dari berbagai macam kuman. Tentu saja tujuannya untuk menjaga kesehatan,” tukasnya.

    Nasah, pasien rawat jalan poli saraf menilai, bila kegiatan ini sangat baik untuk menambah pengetahuan bagi masyarakat yang belum mengetahui cara mencuci tangan yang tepat.

    “Kegiatan ini sangat baik dan bermanfaat. Sebab kebanyakan orang saat mencuci tangan hanya sekedarnya saja. Lewat event ini, kita sekarang mengerti bagaimana cara cuci tangan yang tepat dan harus menggunakan apa saja,” ungkap Nasah.

    Untuk kedepannya ia berharap, agar lebih banyak lagi menggelar edukasi bermanfaat bagi masyarakat. Sebab warga mungkin banyak yang belum mengetahui tentang berbagai hal yang belum dimengertinya. “Juga pelayanan di RSUD yang sudah bagus ini agar lebih ditingkatkan kembali,” tandas Nasah. (*/tam)