HUT-Kota-Tangerang-PKB.jpg

    Sindikat Pengedar Uang Palsu di Tangerang Diamankan Polisi

    FOTO: Polisi saat menunjukan sejumlah barang bukti kepada wartawan (dok.ist)

    TANGSEL (BT) – Sindikat pelaku pencetak dan pengedar uang palsu di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan berhasil diamankan. Dua pelaku berinisial AM (61) dan R (24) yang ditangkap di Tangsel, melakukan aksi tersebut selama dua tahun.

    Diketahui, kedua pelaku telah mengedarkan uang rupiah palsu senilai 300 juta rupiah di wilayah Tangerang Selatan. Keduanya dibekuk polisi di salah satu apartemen kawasan Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada 30 Januari lalu.

    “Selama dua tahun kurang lebih sudah hampir Rp300 juta uang palsu yang berhasil diedarkan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Muharram Wibisono saat jumpa pers di Mapolres Tangsel, Rabu (11/3/2020) kemarin.

    Menurut ia, kedua pelaku menjual dan mengedarkan uang palsu ke daerah pedalaman. Pelaku dan para pembeli bertemu di lokasi pencetakan uang palsu pada salah satu apartemen di kawasan Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

    “Modusnya dia melakukan penjualan di apartemen, sehingga si pihak yang akan membeli uang palsu ini akan datang ke lokasi. Jualnya itu Rp1 juta untuk uang palsu senilai Rp10 juta,” katanya.

    Selanjutnya polisi masih melakukan pengembangan terhadap para pembeli uang palsu tersebut.

    Kepada polisi, kedua pelaku mengaku mengedarkan dengan cara dijual Rp1 juta untuk Rp10 juta uang palsu. Dari penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa ratusan lembar uang palsu, tinta, dan mesin printer.

    Para tersangka kini dikenakan Pasal 36 ayat 2 dan 3 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Red)