Empat Warga Banten Terinfeksi Virus Corona

    Gubernur Banten Wahidin Halim.

    BANTEN – Masyarakat Provinsi Banten harus mewaspadai penularan virus Corona yang kini marak berkembang. Pasalnya, empat warga Banten telah positif terinfeksi virus yang berasal dari negeri Cina ini.

    Terkait warga yang terinfeksi Corona tersebut, dijelaskan Gubernur Banten Wahidin Halim, Kamis (12/3), melalui video berdurasi sekitar 2 menit.

    Menurut Wahidin Halim, ia mendapatkan laporan dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten terkait warga Banten yang positif terinfeksi Corona.

    “Terakhir ada 4 orang warga Banten yang terinfeksi virus Corona. Kesemuanya baru saja melakukan perjalanan dari Malaysia dan Bali”, terang gubernur yang akrab disapa WH ini.

    Para pasien kini sedang dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSIP) Sulianti Saroso dan Rumah Sakit Persahabatan. Kedua fasilitas kesehatan ini menjadi rujukan bagi para penderita virus Corona

    “Data tentang Corona ini perlu disampaikan kepada masyarakat. Dan saya mengimbau, agar masyarakat menghindari tempat-tempat pertemuan dan keramaian umum. Diusahakan sebisa mungkin utnuk tidak melakukan perjalanan ke negara-negara yang terkena wabah virus Corona,” papar WH.

    Namun ia berharap, agar masyarakat tidak panik dan tetap waspada. Senantiasa menjaga kesehatan dan mencuci tangan dengan sabun. Juga mengkonsumsi makanan bergizi seimbang, istirahat yang cukup dan selalu berolah raga.

    Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Banten, Aty Pamudji menjelaskan, tim kesehatan mendapat informasi warga terinfeksi Corona dari Posko Utama COVID 19.

    “Kami langsung bertindak cepat dan menjalankan standar operasioal prosedur (SOP) tentang penanganan kasus COVID 19. Diantaranya dengan melakukan koordinasi gabungan guna melaksanakan penanggulangan wabah,” kata Aty.

    Pihaknya juga meminta dukungan ke Balai Besar Teknis Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Jakarta, untuk pengelolaan spesimen kontak.

    “Kami bersama Dinas Kesehatan kota/kabupaten yang warganya terindikasi Corona, melakukan pembagian tim dan tugas di lokasi Penyelidikan Epidemiologi (PE),” jelas Aty.

    Menurutnya, Tim Kesehatan Provinsi Banten melakukan tindak lanjut kepada warga yang kedapatan melakukan kontak klinis maupun komunikasi atau yang berhubungan dengan para pasien posiitif virus Corona tersebut. (kmf/tam)