Soal Pelayanan, DPRD Tangkot Bakal Panggil Dirut-Dirut RS Swasta

    FOTO: Kedua pimpinan DPRD Kota Tangerang saat diwawancara

    TANGERANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang menyoroti pelayanan kesehatan di sejumlah rumah sakit swasta wilayah setempat. RS swasta disoroti lantaran maraknya keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan terhadap peserta BPJS Kesehatan.

    Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto mengaku akan memanggil para pengusaha rumah sakit khususnya petinggi RS Swasta di Kota Tangerang untuk membahas perihal sinkronisasi pelayanan terhadap pasien BPJS.

    “Pertama-tama kami bakal memanggil Direktur Utama RS Swasta dan Dirut RSUD Kota Tangerang secepatnya agar bersinergi sekaligus menyampaikan hal yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan,” kata Turidi, Kamis (21/1/2021).

    “Tujuannya agar pelayanan ini sama baiknya, walaupun menggunakan BPJS, kita berharap gitu,” imbuhnya.

    Kata Turidi, hal itu dilakukan lantaran banyaknya keluhan masyarakat yang menggunakan BPJS saat berobat di rumah sakit, namun tidak mendapatkan pelayanan yang maksimal. Padahal seharusnya lanjut Turidi, rumah sakit dapat bertindak adil melayani masyarakat meski dengan menggunakan BPJS.

    “Jangan ada kekhawatiran atau segala macem ketika berobat dengan BPJS di rumah sakit swasta. Tidak boleh seperti itu, harus prima dengan pelayanan BPJS, kan dibayar,” jelasnya.

    Diketahui saat ini terdapat 30 rumah sakit di Kota Tangerang yang melayani pasien BPJS antara lain:

    1. RS Hermina,
    2. RS Aqidah Asyifa,
    3. RS Permata Ibu,
    4. RS Medika Lestari,
    5. RS Sari Asih Karawaci,
    6. RS Tiara,
    7. RS Sari Asih Tangerang,
    8. RS Mayapada,
    9. RS Mulya,
    10. RS Sari Asih Cipondoh,
    11. RS Islam Sari Asih Ar-Rahmah,
    12. RS Islam Mutiara Bunda,
    13. RS Islam Pratiwi,
    14. RS Islam Ibu dan Anak,
    15. RS Sari Asih Ciledug,
    16. RS Indah,
    17. RS Hermina Karang Tengah,
    18. RS Ibu dan Anak Gerbang Medika,
    19. RS EMC,
    20. RSUP Sitanala,
    21. RS An-Nisa,
    22. RS PKU Muhammadyah,
    23. RS Ibu dan Anak Bunda Melati,
    24. RS Primaya,
    25. RS Bakti Asih,
    26. RS Daan Mogot,
    27. RS Melati,
    28. RS Ibu dan Anak Makiyah,
    29. RS Hermina Periuk,
    30. RSUD Kota Tangerang.

    Turidi menegaskan, semua rumah sakit swasta harus menerima pasien BPJS sebagaimana aturan pusat.

    “Sebenarnya semua RS Swasta harus bisa menerima dan melayani seperti itu. Cuma kan itu harus dibantu dengan sosialisasi yang baik antara eksekutif dan legislatif. Tapi saya yakin Pemkot Tangerang mendukung untuk pelayanan prima kepada pasien BPJS,” pungkasnya. (Hmi)