Iklan-PJTI
HUT-Kota-Tangerang-PKB.jpg

    Soal Ribuan Buruh Tangerang Kena PHK Akibat Corona, Begini Saran Wali Kota

    FOTO: Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah

    TANGERANG – Imbas Corona Virus Desease (Covid-19), Ribuan buruh di Kota Tangerang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Diketahui sebanyak 3.042 pekerja di wilayah tersebut bakal menyandang status pengangguran.

    “Jumlah PHK ada 3.042 buruh,” ungkap Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, Kamis (9/4/2020).

    Selain PHK, Arief merinci terdapat 651 pekerja yang dirumahkan. Hal itu menurutnya lantaran 53 perusahaan di Kota Tangerang mengalami kelesuan akibat dampak Covid-19.

    “Jadi total ada 3.693 orang pekerja yang terdampak,” ungkapnya.

    Dalam menyikapi nasib buruh ini, Arief mengaku sedang berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Banten dan Kementerian Ketenagakerjaan.

    “Kami koordinasi kaitan permohonan untuk kartu Pra Kerja yang bisa membantu meringankan saudara-saudara kita yang terkena dampak,” katanya.

    Ia mengatakan pendataan sudah dilakukan dan sudah selesai pada 7 April lalu. Lantaran waktu yang sedikit, Arief juga meminta informasi pendaftaran Pra Kerja dibuka ke masyarakat dan bukan hanya oleh pemerintah daerah.

    “Sehingga masyarakat bisa mengakses pendataan yang dilakukan Provinsi dan Pusat,” kata dia.

    Arief juga sudah menyiapkan jaring pengaman sosial untuk mengantisipasi PHK yang berkelanjutan akibat Covid-19.

    Dirinya meminta agar masyarakat terdampak corona termasuk yang terkena PHK, segera mengajukan data diri ke RT-RW setempat agar bisa mendapat bantuan dari Pemerintah Kota Tangerang.

    “Didata dan nantinya kita bantu,” pungkasnya. (Hmi)