
TANGERANG – Pemkot Tangerang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), menggelar kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan. Acara digelar di Graha Bakti Karya (GBK), Modernland, Tangerang, Selasa (20/05).
Kali ini sasaran yang dibidik adalah organisasi kepemudaan (OKP) yang berasal dari unsur mahasiswa dan pelajar. Sebanyak 100 pemuda utusan 10 organisasi di wilayah Kota Tangerang mengikuti kegiatan ini.
Diantara organisasi tersebut diantaranya HMI Tangerang Raya, HMI Tangerang, GMNI Kota Tangerang, PMII Kota Tangerang dan IMM Kota Tangerang. Juga hadir utusan KAMMI Kota Tangerang, SAPMA PP Kota Tangerang, IPNU Kota Tangerang, HIKMAH GEMABUDHI Kota Tangerang serta HIMATA Tangerang.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Tangerang, Teguh Supriyanto mengatakan, menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi sangat penting dilakukan sebagai modal dasar dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya setuju bila mengamalkan nilai-nilai Pancasila menjadi salah satu modal dalam mencapai Indonesia yang adil dan makmur,” ungkap Teguh.

Menurutnya, sesuai tema yang diusung kali ini yaitu “Wawasan Kebangsaan untuk Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan”, maka kegiatan ini diharapkan mampu menyadarkan semua masyarakat bangsa khususnya generasi muda, akan pentingnya arti hidup bersama berdasarkan dasar persamaan status dan hak.
“Wawasan kebangsaan berfungsi sebagai perekat dari hidup bersama sebagai suatu bangsa dengan berpedoman nilai-nilai Pancasila. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta bisa mendalami dan memahami tentang arti bela negara dan mencintai tanah air. Walau berbeda-beda tetapi tetap satu,” terang Teguh.
Dikatakan, wawasan kebangsaan mengandung aspek moral dan aspek intelektual. Pada aspek moral, wawasan kebangsaan menuntut adanya perjanjian diri atau komitmen pada setiap individu;
Sedangkan pada aspek intelektual, wawasan kebangsaan bisa memberikan pengetahuan tentang tantangan atau potensi masalah yang dihadapi bangsa. Sehingga, bangsa bisa melaksanakan aktivitas yang berguna bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pada intinya, wawasan kebangsaan menuntun generasi muda khususnya para mahasiswa, supaya timbul rasa nasionalisme dan cinta tanah airnya. Sehingga berdampak pada kokohnya negara dan bangsa Indonesia serta memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa,” tukas Teguh. (***)

















