TANGERANG – Warga Batuceper, Kota Tangerang, yang dikabarkan terpapar Covid-19 dinyatakan negatif setelah menjalani pemeriksaan di RSUD Kota Tangerang, Selasa (31/3/2020).
Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, salah seorang pegawai di salah satu perusahaan wilayah Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang yang diduga terpapar Covid-19 itu hanya mengalami gejala batuk pilek biasa.
“Kami pastikan tidak ada, memang intruksi perusahaan untuk yang suhunya 37° saja langsung di suruh cek ke suster perusahaan. Dan yang suhunya di atas 37,5° tidak diperbolehkan masuk,” kata sumber beritatangerang.id, Selasa (31/3/2020).
“Terus yang 14 orang hanya antisipasi karena habis main futsal dengan karyawan yang kena batuk pilek (itu pun hasil lab Covidnya negatif). Hanya disuruh istirahat di rumah selama 14 hari. Jadi itu bentuk antisipasi dari perusahaan kami dalam pencegahan penyebaran Covid-19,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya pada Senin (30/3/2020), terkait edaran memo yang meminta belasan nama pegawai di salah satu perusahaan wilayah Batuceper untuk menjalani karantina kesehatan selama 14 hari per tanggal 30 Maret 2020, lantaran diduga terpapar Covid-19.
Selebaran memo tersebut beredar di grup-grup WhatsApp para pegawai yang notabenenya warga di Kecamatan Batuceper. Sontak warga dibuat heboh dengan edaran memo tersebut yang mencantumkan 15 nama lengkap dengan status kepegawaiannya. Berikut isi dalam memo yang beredar:
“Bersama memo ini kami memberitahukan untuk memberi ijin selama 14 hari kedepan untuk karantina kesehatan atas perintah dari pimpinan, berikut nama yang di karantina beserta keterangannya,” tulis memo, Senin (30/3/2020). (Hmi)


















