Zaki dan Arief Kompak Tak Mau Komentar Soal Merger Aset PDAM

    FOTO: Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat diwawancara pewarta

    TANGERANG – Soal penggabungan aset PDAM se-Tangerang Raya, dua kepala daerah Tangerang enggan berkomentar. Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar kompak untuk tidak mengomentari terkait hal tersebut.

    Pasalnya, kedua kepala daerah itu mengaku sedang fokus menangani pandemi Covid-19. “Kita lagi konsentrasi Covid-19, elu nanya aset, orang lagi konsentrasi Covid-19,” ujar Zaki saat dimintai keterangan di Pendopo Bupati Tangerang, Jalan Kisamaun, Kota Tangerang, Senin (11/1/2021).

    Jawaban Zaki pun disambut Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, pada sesi wawancara seusai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Tangerang Raya.

    “Itu udah dijawab Pak Bupati,” kata Arief kepada wartawan.

    Sementara sebelumnya, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie menyatakan sikap atas rekomendasi KPK terkait aset PDAM Tangerang Raya untuk digabung atau merger. Katanya, potensi pasar akan sangat besar bila digabung.

    “Ya saya setuju prinsipnya, bahwa pelayanan air minum melalui (merger) PDAM,” ujarnya. (Hmi)