
TANGERANG – Libur pada pekan ini banyak dimanfaatkan warga untuk mudik atau pulang ke kampung halamannya. Libur singkat ini membuat warga memilih transportasi seperti pesawat yang tidak banyak menelan waktu tempuh.
Hal itu membuat jumlah penerbangan di Bandara Internasional Soekarno Hatta meningkat seiring permintaan masyarakat yang kian melonjak. Tercatat pada Jumat (14/8/2020) lalu, pergerakan pesawat mencapai 524 penerbangan atau 43,6 persen dari kapasitas yang ada yakni 1.200 penerbangan/hari.
Sementara jumlah penumpang juga mencapai titik puncak yaitu sebanyak 45.745 penumpang dalam sehari pada pekan sebelumnya, dan diprediksi akan terjadi juga pada pekan ini. Arus balik mudik diprakirakan terjadi pada Minggu (23/8/2020) mendatang. Dengan begitu, penerbangan di Bandara Soetta diprediksi akan kembali meningkat.
“Kami memprediksi diakhir Minggu nanti menembus angka 500 penerbangan lebih,” ujar Executive General Manager (EGM) Bandara Internasional Soekarno-Hatta Agus Hariyadi, saat diwawancara.
Menurut ia, prediksi itu merujuk pada libur panjang HUT RI ke-75 pada pekan lalu. Dimana terjadi peningkatan pergerakan pesawat dan jumlah penumpang dalam setiap harinya.
“Ini suatu hal yang bagus bagi dunia penerbangan di Indonesia di tengah pandemi saat ini,” katanya.
Meski begitu, Agus mengaku terus mengantisipasi penyebaran Covid-19. Ia pun meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
“Sehingga kita dapat tetap maksimal melaksanakan protokol kesehatan,” tandasnya.
Diketahui, libur panjang selama empat hari terjadi pada 20-23 Agustus 2020. Adapun long wekeend dimulai dari libur nasional pada Tahun Baru Islam (20/8), cuti bersama (21/8) dan akhir pekan 22-23 Agustus 2020.
Terpisah, Direktur Utama PT. Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menyebut, peningkatan jumlah penumpang menandai bahwa masyarakat tetap membutuhkan jasa transportasi udara meski di tengah pandemi. Ia berharap, peningkatan jumlah penumpang dapat terus terjaga.
“Sebanyak 500 penerbangan/hari diharapkan juga menjadi angka psikologis yang baru di tengah pandemi ini, untuk kemudian angka tersebut secara perlahan dapat kembali meningkat lebih tinggi lagi,” terangnya.
Untuk mengantisipasi penyebaran, dirinya memastikan bakal terus berkoordinasi dengan semua stakeholder di Bandara Soetta. Mulai dari Kantor Kesehatan Bandara, Avsec Bandara, AirNav dan dengan pihak maskapai.
Hal itu dilakukan agar penjadwalan check in penumpang pesawat tidak berbenturan. “Yang pasti kita akan tetap menerapkan protokoler kesehatan kepada penumpang pesawat dengan gerakan 3M dan tetap koordinasi dengan stakeholder yang ada,” pungkasnya.
Diketahui, libur panjang selama empat hari terjadi pada 20-23 Agustus 2020. Adapun long wekeend dimulai dari libur nasional pada Tahun Baru Islam (20/8/2020), cuti bersama (21/8/2020) dan akhir pekan 22-23 Agustus 2020. (Hmi)





















