Warga Desak Pemkot Fasilitasi Tuntutan Korban Gusuran di Benda

    FOTO: Puluhan warga korban gusuran duduki Puspemkot Tangerang

    TANGERANG – Warga terdampak proyek tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) desak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, untuk mengatasi masalah penggusuran yang terjadi di Kampung Baru, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda.

    Puluhan warga pun geruduk kantor Wali Kota Tangerang, guna menagih janji yang sebelumnya pernah terlontarkan. Aksi warga ini diwarnai dengan atribut yang bertuliskan sejumlah tuntutan. Tak hanya itu, warga juga mendirikan posko kemanusiaan dan dapur umum di depan kantor Wali Kota Tangerang, Senin (14/12/2020).

    Salah seorang warga, Dedi mengatakan, di sini warga menagih janji yang pernah dilontarkan pemerintah beberapa waktu lalu. Menurutnya, Pemkot Tangerang sempat berjanji untuk memfasilitasi persoalan yang dihadapi warga Benda sampai hari ini.

    “Kami ingin mediasi besok dituntaskan sesuai janji pemerintah kepada kami,” katanya.

    Saat ini, kata Dedi, pihak warga terlantar karena sudah kehilangan tempat tinggalnya sejak 4 bulan lalu. Terlebih, ganti untung yang diharapakan hingga kini belum juga terbayarkan.

    “Makanya kita bikin posko dan dapur umum di sini (kantor walikota). Kami hanya menuntut hak atas rumah kami, uang dan logistik kami juga sudah habis,” tuturnya.

    Aktivis kemanusiaan Saipul Bahri menilai Pemkot Tangerang selama ini menutup mata atas persoalan warga Benda yang tak kunjung selesai. Padahal, proses mediasi antara warga dan pihak PT. Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) sudah berlangsung dua kali.

    “Intinya warga minta pemerintah ikut andil mengatasi masalah ini. Karena sudah dua kali mediasi deadlock. Jadi pemerintah daerah seharusnya menyampaikan ini ke pusat,” kata Saipul.

    “Nah besok (selasa) kan mediasi lagi. Jadi harapan warga pemerintah hadir dan menuntaskan masalah,” tegasnya.

    Diketahui, puluhan warga Benda terdiri dari anak-anak, kaum perempuan, kaum pemuda, dan bapak-bapak nampak menduduki halaman depan Puspemkot Tangerang. Posko dan dapur umum di muka pagar Puspemkot akan berdiri dalam sepekan. (Hmi)