Sachrudin: Ramadan Momentum Perkuat Kepedulian Sosial

    Walikota Tangerang, H Sachrudin (kanan), mendorong kursi roda pada acara penyerahkan bantuan untuk warga Kecamatan Karang Tengah, Selasa (11/03).

    TANGERANG – Bulan Ramadan merupakan bulan penuh berkah yang tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah bagi umat muslim, melainkan juga momentum untuk memperkuat kepedulian sosial.

    Pernyataan tersebut disampaikan Walikota Tangerang, H. Sachrudin, saat membagikan bantuan sosial berupa 3 (tiga) roda serta hibah Rp450 juta kepada para penerima manfaat yang menjadi rangkaian Safari Ramadan Pemerintah kota Tangerang di Kecamatan Karang Tengah.

    “Tentunya bulan Ramadan menjadi momentum yang tepat bagi kita semua untuk terus meningkatkan empati dan juga kepedulian sosial bagi mereka yang membutuhkan.” Kata Sachrudin, dalam kegiatan yang bertempat di di Masjid Al-Madinah CBD, Kecamatan Karang Tengah, Selasa, (11/03).

    Ia menambahkan, dengan terus meningkatkan kepedulian sosial, diharapkan kualitas ibadah yang dilakukan dapat terus meningkat kualitasnya.

    Sachrudin juga menyampaikan, bila Pemkot terus mendorong penguatan program gampang sekolah. Baik melalui pendidikan formal maupun non-formal, termasuk lembaga keagamaan. Semua itu dilakukan dalam rangka mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Tangerang yang berakhlakul karimah, unggul dan berdaya saing.

    Untuk itu, dalam kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) hari ke-2 tersebut. Sachrudin kembali menyalurkan hibah keagamaan secara simbolis kepada 19 lembaga keagamaan di wilayah Kecamatan Karang Tengah yang totalnya mencapai Rp450 Juta.

    “Lembaga keagamaan menjadi salah satu ujung tombak selain sekolah formal, dalam membentuk karakter dan pribadi para generasi penerus. Agar memiliki daya saing dan berjiwa akhlakul karimah. Karena kami Pemkot Tangerang akan terus berkomitmen untuk mendukung dan memfasilitasi terbentuknya kualitas pendidikan yang berkualitas melalui Program Gampang Sekolah yang akan terus kita gaungkan.” papar Sachrudin.

    Menurutnya, untuk mewujudkan hal tersebut, perlu kolaborasi dari semua pihak termasuk para pemuka agama.

    “Tentunya kolaborasi antar pemerintah daerah, masyarakat termasuk para guru dan ulama serta pemuka agama, menjadi faktor kunci. Karena itu Pemkot juga perlu mendukung pemberdayaan masjid sebagai pusat peribadatan sekaligus kegiatan umat dengan memberikan dana sosial berbasis masjid sebesar Rp260 juta terhadap 13 masjid di 13 Kecamatan se-Kota Tangerang.” tukas Sachrdin. (*/tam)