TANGERANG – Kota Tangerang masuk dalam daftar daerah terbaik dalam mengatasi inflasi. Pengendalian inflasi senantiasa menjadi perhatian utama pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi serta melindungi daya beli masyarakat.
Di tengah tantangan fluktuasi harga kebutuhan pokok, peran aktif pemerintah daerah menjadi kunci dalam mengimplementasikan langkah-langkah nyata di lapangan.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pun memberikan perhatian khusus terhadap kinerja pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi.
Apresiasi diberikan kepada sembilan daerah yang dinilai sigap dan konsisten menjaga kestabilan harga melalui berbagai program nyata. Salah satunya Kota Tangerang, yang mendapat penghargaan atas komitmen dan konsistensinya dalam menjaga stabilitas harga.
Baca Juga: BPK RI Pilih Pemkot Tangerang Jadi Lokus Stula
Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, menyampaikan apresiasinya kepada sembilan daerah yang dinilai mampu menjalankan langkah konkret dalam mengatasi inflasi. Hal itu ia sampaikan dalam satu forum daring.
Rasa Tanggung Jawab Tinggi Terhadap Masyarakat
“Dari sekian banyak daerah, hanya sembilan yang benar-benar menunjukkan upaya maksimal dalam mengendalikan inflasi. Pemerintah daerah tersebut memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap kestabilan harga bagi masyarakatnya,” ungkap Tomsi.
Ia melihat, hal itu sebagai bentuk aparatur sipil negara yang bekerja sepenuh hati dan sungguh-sungguh mencintai rakyatnya.
Tomsi juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang telah bekerja keras dan konsisten dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok.
“Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada kepala daerah dan seluruh jajaran yang telah bekerja maksimal demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Tomsi.
Menanggapi apresiasi dari mendagri, Walikota Tangerang, H Sachrudin, menjelaskan bila capaian ini merupakan hasil kerja sama seluruh elemen Pemkot Tangerang. Ia menegaskan, bahwa berbagai program telah dan terus dijalankan demi menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
Langkah-langkah yang Dilakukan Pemkot Tangerang Atasi Inflasi
Beberapa langkah nyata yang konsisten dilakukan Pemkot Tangerang antara lain menggelar pasar murah, bazar murah, serta bazar UMKM di berbagai event.
Menggelar rapat teknis Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Forkopimda, Bulog, dan BPS. Gerakan menanam, dengan pembagian bibit cabai serta penebaran ikan konsumsi di sungai.
Sidak pasar dan distributor, untuk mencegah penahanan barang serta memantau harga dan stok kebutuhan pokok. Realisasi Belanja Tak Terduga (BTT) dalam bentuk bantuan biaya pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Subsidi transportasi dari APBD, berupa tarif Rp2 ribu untuk angkutan kota milik Pemkot Tangerang, dan tarif gratis bagi pelajar. Kerjasama pasokan bahan pokok, termasuk dengan daerah penghasil komoditas, Bulog Cabang Tangerang, dan BUMD Kota Tangerang. Termasuk kerjasama pengadaan beras dengan perusahaan di Cipinang, Jakarta Timur.
Sachrudin, menegaskan, upaya pengendalian inflasi akan terus menjadi prioritas Pemkot sebagai bentuk keberpihakan pada kepentingan masyarakat.
“Kami akan terus berupaya menjaga pasokan bahan pokok, menstabilkan harga, serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah bekerja sama. Ini menjadi bukti nyata pemkot hadir dan peduli untuk masyarakat Kota Tangerang,” tukas Sachrudin. (rls/tam)


















